Terlantarkan Pasien

Dinas Kesehatan Tebing Tinggi  belum Melakukan Tindakan terhadap Rumah Sakit Chevani

Dibaca: 256 kali  Minggu,10 Oktober 2021 | 15:32:41 WIB
Dinas Kesehatan Tebing Tinggi  belum Melakukan Tindakan terhadap Rumah Sakit Chevani
Ket Foto :

TEBINGTINGGI,(PAB)----

Rumah Sakit Chevani Tebing Tinggi menjadi sorotan masyarakat Tebing Tinggi terkait menolak pasien persalinan hanya karena hasil pemeriksaan antigen positip covid dan tidak berusaha agar Ibu yang hendak bersalin beserta bayi selamat dalam persalinan, Minggu (10/10/21). 

Hal ini terjadi pada seorang pasien inisial NM, warga Jl. Gunung Bhakti LKMD Lk I Kelurahan Lalang, Kecamatan Rambutan Tebing Tinggi,pada tanggal 5 agustus 2021 yang datang hendak bersalin ke Rumah Sakit Chevani di Jl.HM Yamin no. 17  Kelurahan Tanjung Marulak Hilir, Kecamatan Rambutan.  

Karena hasil antigen “positip” maka pasien ditolak untuk tidak dilayani dan tidak diberi rujukan ke rumah sakit yang sesuai untuk persalinan dan juga untuk penanganan covid, sehingga berakibat si bayi meninggal karena terlambat mendapat pelayanan bersalin.
 Adanya hasil antigen “positip” covid, pihak RS Chevani diduga tidak melakukan prosedur protokol covid sesuai dengan yang dicanangkan oleh Pemerintah dalam hal mengurangi penyebaran covid di setiap wilayah di Indonesia, dimana RS Chevani melalui pak Siagian selaku perwakilan RS Chevani dalam konfirmasi Tim Wartawan berani  mengatakan telah melakukan pelaporan ke bagian protokol Covid di Dinas Kesehatan Tebing Tinggi yang ternyata tidak melakukan pelaporan.
Konfirmasi lanjutan yang dilakukan Tim Wartawan kepada Kepala Puskesmas Rantau Laban di tempat kerjanya di Jl.Bukit Tempurung Lingkungan 1 Kelurahan Rantau Laban , Kecamatan Rambutan ,dr Fitriana langsung melakukan konfirmasi kepada Dinas Kesehatan bagian satgas covid  …,dan diperoleh informasi bahwa  belum ada laporan ke Dinas Kesehatan ataupun Satgas Covid terkait hasil antigen “positip “ atas nama inisial NM sehingga belum ada perintah untuk melaksanakan Strissing di kediaman pasien inisial NM. 

Melihat adanya informasi yang berbeda antara pihak RS Chevani dengan Kepala Puskesmas Rantau Laban, Tim Wartawan melakukan konfirmasi  kepada dr Henny selaku Plt Kepala Dinas Kesehatan Tebing Tinggi namun tidak dapat dijumpai.
Sebagai langkah lanjutan Tim Wartawan melakukan konfirmasi melalui surat berupa permintaan pertemuan dan dialog kepada Walikota Tebing Tinggi dan DPRD Tebing Tinggi khususnya Komisi I, dan awak media sudah bertanya kepada anggota DPRD Komisi I Anda Yaser agar surat konfirmasi terkait RS Chevani dapat dilakukan.    
" Nanti kita kordinasikan sama rekan di Komisi I" jawab Anda Yaser melalui pesan WA.

Sampai dengan berita ini ditulis belum ada penentuan jadwal pertemuan dengan Walikota Tebing Tinggi dan DPRD Komisi I Tebing Tinggi.
Apakah masih ada penyebab tertundanya pertemuan , belum jelas diketahui. Masyarakat banyak menunggu penentuan sikap dari Lembaga Eksekutip dan Lembaga Legislatip atas permintaan Insan Pers.

(GSM)

Akses pab-indonesia.co.id Via Mobile m.pab-indonesia.co.id
Berita Terkait Index »
Tulis Komentar Index »