Fesly Abadi Paranoan :Progresnya berapa persen pastinya akan kami infokan.

Perbaikan Dermaga Selatan Pelabuhan Batu Ampar,di Duga kurang Pengawasan

Dibaca: 1363 kali  Jumat,16 Oktober 2020 | 00:57:06 WIB
Perbaikan Dermaga Selatan Pelabuhan Batu Ampar,di Duga kurang Pengawasan
Ket Foto : Plang nama dan Pagar keliling Perbaikan Dermaga Selatan Pelabuhan Batu Ampar

BATAM, (PAB)---

Dermaga Selatan Pelabuhan Batu Ampar yang saat ini sedang dalam proses pengerjaan,akibat dari Amblasnya dermaga tersebut hingga mengganggu proses aktiftas bongkar muat serta aktiftas lainya,padahal setiap tahun bisa berkisar ratusan Miliar yang didapat dari pengguna jasa pelabuhan diantaranya,pungutan Uang Sandar Kapal dan Jasa Bongkar/muat,pas pelabuhan,serta jasa penumpukan.

Oleh karena itu tentunya BP.Batam tidak tinggal diam dengan rusaknya Dermaga tersebut,mengacu kepada KAK ( Kerangka Acuan Kerja ) yang ditanda tangani oleh Fesly Abadi Paranoan,PPK ( Pejabat Pembuat Komitmen )PNBP ( 5127.014 )Pengelolaan dan Penyelenggaraan serta Pengendalian Mutu Infrastruktur Kawasan TA,tentang Pekerjaan Perbaikan Dermaga Selatan Pelabuhan Batu Ampar,di bawah Kementerian/Lembaga,Badan Pengusahaan Kawasan Bebas dan Pelabuhan Bebas Batam,yang mana unit Eselon I Anggota Bidang Pengelolaan Kawasan dan Investasi,mempunyai Program Pengelolaan dan Penyelenggaraan serta Pengendalian Mutu Infra Struktur Kawasan.

Sementara di Unit Eselon II /Satker yaitu Direktorat Infrastruktur kawasan dalam hal, kegiatan Infrastruktur pelabuhan,dengan Indikator kinerja kegiatan tercapainya Pelaksanaan Pekerjaan Perbaikan Dermaga Selatan Pelabuhan Batu Ampar yang mana mempunyai satuan ukur dan jenis 1 ( satu ) dengan Volume 1 paket.

Maksud dan tujuan dari pelaksanaan pekerjaan perbaikan Dermaga Selatan ini sudah direncanakan oleh BP.Batam sebelumnya baik dari sisi Kualitas,Volume,biaya dan ketepatan waktu pelaksanaan pekerjaan,sehingga bisa di capai sesuai Kerangka Acuan Kerja ( KAK ).Tujuanya supaya pekerjaan Dermaga Selatan Lama Batu Ampar agar kembali beroperasi secara maksimal sesuai fungsi Dermaga,tidak terlepas juga dari rencana Detail/Detail Engeneering Design( DED ) .

Seperti kita ketahui dalam mewujudkan cita – cita tersebut diatas agar bisa terlaksana pekerjaan ini BP Batam memberikan kewenangan kepercayaan penuh kepada Panji PT.Kharismam Multi Jaya,Perusahaan asal Gresik Jawa Timur,serta dibawah pengawasan konsultan PT.Laju Nusantara Indonesia dengan Total Nilai Proyek sebesar Rp.21 Miliar Lebih.

BP.Batam pun sudah menyerahkan lokasi proyek tersebut kepada PT.Kharisma Multi Jaya,dengan pencairan DP ( DownPayment ) sebesar 15% dari total proyek sesuai ketentuan yang berlaku,dan saat ini hampir 1 ( satu ) bulan lebih terhitung dari penyerahan pekerjaan namun baru beberapa saja yang dikerjakan.Pantauan dilapangan oleh awak media ini,Senin 12/10/2020 jenis pekrjaan dan persiapan masih sebatas Pagar keliling,papan nama yang dicetak dengan digital print dan tidak terlihat aktifitas pekerja di area pekerjaan.

Padahal dalam Strategi Pencapaian pengeluaran serta metode pelaksanaan pekerjaan dari mulai penyerahan sudah jelas termaktub di KAK sendiri,Pekerjaan persiapan yang harus di persiapakan adalah pengadaan bahan dan perlengkapanya,Pembuatan kantor dan direksi keet,pengadaan tenaga kerja,pekerjaan Mobilisasi dan Demobilisasi alat kerja,pengetesan lahan,Pembuatan shop drawing dan as buit drawing dan lainya.

Perlu kita ketahui seluruh perencanaan pekerjaan ini harus selesai dalam waktu 180 ( Seratus delapan puluh )hari kalender sejak tanda tangan kontrak Pekerjaan dimulai.Pengakuan Untung Staff Tehknik BUP ( Badan Usaha Pelabuhan ) Bp.Batam saat di konfirmasi melalui kontak Whats app” Sampai saat ini saya tidak di libatkan dalam pelaksanaan proyek tersebut,itu langsung di ambil alih oleh biro litbang di Batam Centre langsung “katanya ( 13/10/2020 ). Saya tidak tahu menahu masalah pembangunan Meetingnya di Batam Centre terus mereka,belum pernah meeting di pelabuhan laut Batu Ampar,termasuk meeting koordinasi mereka selalu di Batam Centre,ujarnya kembali.

Fesly Abadi Paranoan PPK ( Pejabat Pembuat Komitmen ) BP.Batam mengatakan saat dikonfirmasi soal ini “Terkait dengan progres besok saya update lagi ya Pak, karena kami harus sinkronkan dengan kondisi di lapangan”,Rabu ( 14/10/2020 ).

Pengakuanya Sudah ada beberapa item persiapannya, pembangunan Direksi keet juga sudah berjalan, tapi progresnya berapa pastinya belum tahu,”ujarnya lagi.

Hingga berita ini dinaikkan Awak media PAB Indonesia,masih menunggu waktu penjelasan dari Fesly selaku PPK soal pembangunan proyek Dermaga Selatan Batu Ampar tersebut.

Perlu kita ketahui juga dalam hal di klausul kontrak pekerjaan disebutkan bahwa pekerjaan dilaksanakan setelah kontrak ditandatangani,dengan demikian tidak diperlukan ( Surat Perintah Mulai Kerja )SPMK/SP lagi.

Dalam Peraturan Kepala LKPP No. 14 tahun 2014 disebutkan antara lain sebagai berikut :Surat Perintah Mulai Kerja (SPMK)1) PPK menyerahkan seluruh/sebagian lokasi pekerjaan yang dibutuhkan kepada Penyedia sebelum diterbitkannya SPMK,PPK menerbitkan SPMK selambat-lambatnya 14 (empat belas) hari kalender sejak tanggal penandatanganan Kontrak,dalam SPMK dicantumkan saat paling lambat dimulainya pelaksanaan Kontrak oleh Penyedia,Untuk SPK, tanggal mulai kerja dapat ditetapkan sama dengan tanggal penandatanganan SPK atau tanggal dikeluarkannya SPMK,Mobilisasi paling lambat harus sudah mulai dilaksanakan dalam waktu 30 (tiga puluh) hari sejak diterbitkan SPMK (*)

ek/pab

 

Akses pab-indonesia.co.id Via Mobile m.pab-indonesia.co.id
Berita Terkait Index »
Tulis Komentar Index »