Sejumlah Kejanggalan Proses Lelang Pelabuhan Batu Ampar

Dibaca: 4359 kali  Sabtu,05 September 2020 | 04:36:17 WIB
Sejumlah Kejanggalan Proses Lelang Pelabuhan Batu Ampar
Ket Foto : Dermaga Selatan pelabuhan Batu Ampar yang akan di perbaiki (Foto: koman/pab)

BATAM, ( PAB ) ---

Dibawah Satker Badan Penguasaan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuahan, tahun 2020 BP.Batam kembali menganggarkan “Perbaikan Dermaga Selatan Pelabuhan Batu Ampar” dengan nilai pagu paket Rp 22.893.780.000,00 dan nilai HPS Rp 22.751.618.000,00 yang berlokasi di pelabuhan Batu Ampar, dengan katagori pekerjaan kontruksi dengan kode tender 1838538 tahun anggaran BLU 2020 – BLU 2021.

 

Kelompok kerja ( Pokja ) 1 ULP Bp.Batam, telah mengumumkan pemenang proyek Perbaikan Dermaga Selatan Pelabuhan Batu Ampar yaitu PT.Kharisma Multi Jaya yang beralamat di Jalan Panglima Sudirman No.34, Rukan Lt.2 RT.001/RW.002 Kabupaten Gresik Jawa – Timur, dengan nilai 63,04 dengan harga penawaran Rp 21.090.776.946.76 harga terkoreksi Rp 21.090.776.946.76 dan hasil nego Rp 21.059.686.531.76, sebagai pemenang proyek tersebut.

 

Namun dalam proses lelang tahun anggaran 2020, ada beberapa kejanggalan di duga kuat dilakukan oleh pihak Unit Layanan Pengadaan ( ULP ) di bawah Pokja 1 Bp.Batam, pada proyek Perbaikan Dermaga Selatan Pelabuhan Batu Ampar dengan nilai HPS Rp 22.751.618.000.00.

 

Dugaan kejanggalan pada lelang proyek tersebut terlihat pada penayangan LPSE Bp.Batam, dimana Pokja 1, menilai PT.Kharisma Multi Jaya Lolos tunggal atau satu – satunya peserta lelang yang memenuhi K ( Evaluasi Kualifikasi ) B  ( Pembuktian Kualifikasi ) A ( Evaluasi Administrasi ) dan T ( Evaluasi Tekhnis ) sementara peserta lainya rata rata dianggap gugur ambang batas sub unsur  metodologi  dan peralatan.

 

Peserta lelang PT. Sementasi Indonusa yang notabene peserta dari lokal yang mempunyai nilai 45,76 kalah dengan alasan gugur ambang batas sub unsur metodologi dan peralatan, tentunya bendera lokal lebih mengetahui lokasi di banding dari luar ( Gresik ) dan mempunyai alat pastinya, di alat sendiri sudah gugur sementara lokasi kerja di Batam, mengenai metode pelaksanaan itu subjektif karena masing masing rekanan mempunyai cara tersendiri untuk pekerjaan, sudah pasti peserta lokal lebih tahu medan dan lokasi, apakah ini luput dari penilaian Pokja 1.

 

Wilfred Ketua Pokja 1 ketika dikonfirmasi tentang hal ini mengatakan, "jika ada pertanyaan terkait hal-hal yang belum jelas, silahkan langsung ke Pak Dendi", ujarnya Rabu (2/9/2020).

 

“Saya tidak bisa ambil keputusan langsung untuk memberikan info, karena ada tahapan prosedur yang ditetapkan oleh institusi ,” ujarnya lagi.  

 

Pengadaan barang dan jasa di Indonesia memperbolehkan perusahaan dalam negeri untuk mengikuti lelang, tanpa melihat lokasi, mengenai penilaian sesuai dengan dokumen dan aturan Perpres No. 16 tahun 2018 dan Permen PUPR No.14 tahun 2020 dan hasil penilaian di tayangkan di LPSE secara transparan. Dokumen pengadaan yang disampaikan kepada para peserta, dan seluruh peserta sudah mengerti dan persyaratan dalam proses tender ini.

 

Semua peserta juga memiliki hak mengajukan sanggah dan sanggah banding apabila ditemukan hal-hal yang dianggap tidak sesuai. Pada proses Sanggah, ada perusahaan yang mengajukan surat sanggahan dan telah dijawab oleh panitia, namun pada proses sanggah banding, tidak ada perusahaan yang mengajukan sanggah banding ke BP Batam,” kata Dendi Gustinandar Kepala Biro Humas, Promosi dan Protokol Bp.Batam, ketika diminta tanggapanya oleh awak media ini.

 

Hingga berita dinaikkan dan hendak melakukan konfirmasi kepada pemenang tender PT.Kharisma Multi Jaya melalui telepon kantor yang tertera di alamat tidak bisa dihubungi dan terkesan no yang dihubungi sudah tidak aktif.

 

Mengutip dari LPSE BP.Batam peserta lelang Dermaga Selatan Pelabuhan Batu Ampar telah di ikuti  oleh 95 peserta lelang.

 

Hasil evaluasi dari 95 peserta tersebut tinggal 5 ( lima ) peserta yang memenuhi nilai teknis, PT.PAKU BANGUN JAYA, dengan nomer NPWP.02.042.640.223.000, dengan skor nilai tekhnis 39.17.

 

PT.BUDI GRAHA PERKASA UTAMA dengan nomer NPWP.01801.1-123.000 dengan nilai tekhnis 39.55.PT.IKHLAS MAJU JAYA dengan nomer NPWP.70.922.209.5-214.000 dengan nilai tekhnis 43.05,PT.SEMENTASI INDONUSA dengan nomer NPWP.01.762.165.5.215.000 dengan nilai tekhnis 45.76.PT.KHARISMA MULTI JAYA dengan nomer NPWP.02.229.872.3-641.000 dengan nilai tekhnis 63.04.

 

Seiring mengerucutnya peserta lelang dengan sistem gugur tersebut sudah pasti diketahui pemenangnya  dengan skor paling tinggi yaitu PT.KHARISMA MULTI JAYA dengan nilai 63.04, dengan harga penawaran Rp 21.090.776.946.76, harga terkoreksi Rp 21.090.776.946.76, hasil negoisasi Rp 21.059.686.531.76.

 

Kekalahan dari peserta lainya, PT.BUDI GRAHA PERKASA dengan alasan gugur ambang batas Sub unsur Metodologi dan peralatan, PT.BANGUN JAYA gugur ambang batas sub unsur pengalaman dan RKK, begitu juga yang lainya gugur  ambang batas sub unsur dan perlatan, alasan-alasan itu yang membuat mereka akhirnya kalah dalam lelang tender Dermaga Selatan Pelabuhan Batu Ampar.

 

PT.KHARISMA MULTI JAYA selaku pemenang tender itu sendiri adalah perusahaan yang berkedudukan di luar Batam, beralamat di JL. Panglima Sudirman No.34 Rukan Lt.2 RT.001/RW.002 Kabupaten Gresik, Provinsi Jawa Timur. ( koman/pab )

Akses pab-indonesia.co.id Via Mobile m.pab-indonesia.co.id
Berita Terkait Index »
Tulis Komentar Index »