DUMAI, PAB---
Suasana khidmat dan penuh kehangatan meliputi Balai Tuah Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Kota Dumai pada hari ini, saat ratusan tokoh masyarakat dari berbagai kalangan berkumpul untuk menghadiri perhelatan budaya Melayu bertajuk "Kenduri Nasi Menjemput Ramadhan Dipenghujung Sya'ban". Acara yang diselenggarakan secara kolaboratif oleh tiga organisasi masyarakat daerah – LAMR Dumai, KMBD, dan Forum Pembauran Kebangsaan (FPK-LKKMD) – berhasil berjalan lancar dan mendapat apresiasi luas sebagai wujud sinergi dalam memajukan nilai-nilai budaya dan persatuan masyarakat Kota Dumai.
Perhelatan yang digelar untuk pertama kalinya ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga sebagai bagian dari persiapan menyambut bulan suci Ramadhan 1447 Hijriyah. Dengan nuansa yang kental akan tradisi Melayu, acara dibuka dengan sambutan resmi dari perwakilan ketiga organisasi penyelenggara, diikuti dengan acara adat yang memperlihatkan keindahan budaya Melayu Riau.
Dalam sambutannya, Chandra Abdul Ghani, Ketua Umum FPK-LKKMD Kota Dumai yang akrab disapa oleh seluruh peserta sebagai "Ican", menyampaikan rasa syukur atas kelancaran penyelenggaraan acara yang menjadi bukti kemampuan kerja sama antar organisasi.
"Alhamdulillah, Perhelatan Resam Budaya Melayu 'Kenduri Nasi' Menjemput Ramadhan Dipenghujung Sya'ban untuk pertama kalinya sukses terselenggara dengan baik berkat kerja sama yang solid antara LAMR Dumai, KMBD, dan FPK-LKKMD," ujar Chandra.
Menurutnya, keberhasilan acara ini tidak terlepas dari komitmen bersama untuk memperkuat tali silaturahmi antar tokoh kesukuan dan pemimpin perkauman yang ada di Kota Dumai. Lebih dari itu, acara ini juga diharapkan dapat menjadikan LAMR Dumai sebagai lembaga yang mampu mengayomi seluruh elemen masyarakat, tanpa memandang latar belakang suku, agama, atau golongan.
"Kedepan penyelengaraan Helat ini harus ditingkatkan materi acaranya menginggat tokoh-tokoh yang hadir dalam acara ini adalah tokoh-tokoh Dumai yang tergabung dalam tiga organisasi yang memiliki sejarah panjang dan hubungan erat dengan perkembangan Kota Dumai," tambahnya menegaskan.
Sebagai ketua pelaksana acara, Abdul Rahim yang juga menjabat sebagai Ketua Harian FPK-LKKMD dan mewakili Keluarga Besar Suku Sasak (KSSS) Kota Dumai, menyampaikan bahwa penyelenggaraan acara ini merupakan suatu penghargaan baik secara pribadi maupun bagi organisasi yang ia wakili. Ia mengakui bahwa proses persiapan yang melibatkan tiga organisasi membutuhkan koordinasi yang intensif, namun hasilnya menunjukkan bahwa kerja sama antar organisasi dapat memberikan manfaat besar bagi masyarakat.
"Saya mengucapkan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada saya selaku ketua pelaksana. Menurut kami, acara seperti ini memang sudah seharusnya diselenggarakan setiap tahunnya untuk menjalin silaturahmi yang erat antara tokoh adat Melayu di LAMR Dumai, tokoh Melayu dalam KMBD, dengan tokoh-tokoh kesukuan yang tergabung dalam Forum Pembauran Kebangsaan Kota Dumai," jelas Abdul Rahim saat ditemui awak media di akhir acara, didampingi Ismail Abdul Azis selaku koordinator lapangan.
Abdul Rahim juga menjelaskan bahwa perhelatan ini tidak hanya fokus pada aspek budaya dan silaturahmi, tetapi juga diharapkan dapat menjadi ruang bagi para tokoh masyarakat untuk meningkatkan peran serta dan kontribusi dalam percepatan pembangunan Kota Dumai. Menurutnya, para tokoh memiliki peran penting dalam menyampaikan harapan dan kebutuhan masyarakat kepada pemerintah kota, sehingga dapat menjadi bagian dari solusi dalam mengatasi berbagai tantangan pembangunan daerah.
"Kita berharap, melalui acara seperti ini, kita dapat lebih erat hubungan antar organisasi dan bersama-sama memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan Kota Dumai. Baik dalam hal pelestarian budaya maupun dalam mendukung program pembangunan yang dilakukan oleh Pemerintah Kota Dumai," tambahnya.
Dalam bagian acara inti, para peserta bersama-sama menikmati hidangan nasi yang disajikan dalam tradisi kenduri Melayu, yang dihidangkan dengan berbagai lauk khas Melayu Riau. Melayu, yang semakin memperkaya nuansa budaya dalam acara tersebut.
Sebagai penutup acara, seluruh penyelenggara dan peserta menyampaikan harapan agar perhelatan "Kenduri Nasi Menjemput Ramadhan" dapat menjadi agenda tahunan yang terus berkembang dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat Kota Dumai. Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada seluruh tokoh yang telah menghadiri acara, serta kepada seluruh masyarakat yang telah memberikan dukungan baik secara moril maupun materil sehingga acara dapat terlaksana dengan sukses.
"Kami mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada semua pihak yang telah berkontribusi dalam kesuksesan acara ini. Tanpa dukungan dari semua pihak, acara ini tidak akan dapat berjalan dengan baik. Semoga acara ini dapat menjadi awal yang baik bagi kerja sama yang lebih erat dan produktif ke depannya," pungkas Abdul Rahim menutup sambutannya.

