Terkait Pemberitaan, Pimpinan SPBU 14.201.180 Aksara Sanggah Kirim Preman Sehubungan Surat Aksi Demo AMPKP

Terkait Pemberitaan, Pimpinan SPBU 14.201.180 Aksara Sanggah Kirim Preman Sehubungan Surat Aksi Demo AMPKP

Medan, PAB--- 

Management SPBU 14.201.180 Aksara kecewa atas pemberitaan dimedia majalahceo.id tanpa konfirmasi, telah menuding Pihaknya mengutus Preman dalam menyikapi surat pemberitahuan aksi demo Aliansi Mahasiswa Pemerhati Kebijakan Publik Prov.  Sumut (AMPKP ) Sumut tanpa bahasa penghantar yang jelas dan bersifat tekanan. Sebagaimana terkonfirmasi dalam  Chat Rita Pimpinan SPBU minggu 1/3.

Menyikapi ini, guna kelancaran klarifikasi pihak management spbu tersebut melibatkan seorang Awak media. Dan berdasarkan Petunjuk nomor kontak dikop surat ampkp yang bernama Khem khaeng komunikasipun terbangun dan dilanjuti pertemuan Disalah satu Cafe dijalan Bromo Medan sabtu 28/2. Pertemuan ditandai adanya kesepakatan awal bahwa aksi demo bisa dibatalkan dengan konsekwensi dukungan pihak spbu terhadap program ampkp bagi takjil selama 10 hari dibulan ramadhan. Kesepakatan ini terkonfirmasi Oleh Pimpinan Spbu Rita dan Khem khaeng memberi tempo untuk duduk kepastiannya sampai dengan Minggu siang.

"Tapi Klau dia mau berkawan syukur juga"

"Kalau bisa jumpa sama Bosnya langsung besok bisa bang", tertera Chat hp Ampkp khem khaeng.

Minggu Siang 1/3, Pihak management SPBU mengadakan rapat dengan hasil pembatalan kesepakatan awal.

Bos SPBU, Warno tiba muncul menyatakan tidak setuju dengan bentuk kesepakatan.

"Aksi demo atau orasi itu positif kita tunggu saja. Kita tak mau usaha spbu ini dinilai menghalangi aksi dan kitapun bisa instrospeksi", ungkap warno.

Kepada Awak Media Warno menyatakan kelengkapan Berkas terkait perizinan Dan usaha spbunya sudah dalam ketentuan aturan yang berlaku.

Perubahan kesepakatan ini diduga membuat Khem Khaeng kecewa hingga muncul pemberitaan dimedia majalahceo.id yang disinyalir adanya Pelanggaran kode etik jurnalis dan pencemaran nama baik. (Ag/Tim)

Berita Lainnya

Index