Mahkamah Agung (MA) menolak peninjauan kembali (PK) Yoserizal dan memenjarakannya hingga ia mati di bui. Yose pemilik 50 kg sabu dan 25 ribu butir ekstasi.
Kasus bermula saat Yoserizal menelepon Mahardi yang tengah berada di Pekanbaru pada 20 Januari 2012. Ia memerintahkan Mahardi membawa tas berisi sabu dan ekstasi dan untuk dibawa ke Jakarta dengan upah Rp 25 juta.
Sesampainya di Jakarta, Mahardi menginap di Hotel Alphin dan langsung membagi paket narkoba itu ke dalam dua bagian. Saat Mahardi akan menyerahkan paket itu ke dua bandar di Mangga Dua, polisi menangkap Mahardi. Selain mengamankan paket itu, polisi juga mengamankan sebuah HP yang digunakan untuk berkomunikasi dengan Yoserizal. Dari HP itu dilacak keberadaan Yoserizal. Yoserizal dibekuk saat berada di Kendal, Jawa Tengah. Yose lalu digelandang ke Mapolda Metro Jaya.
Selidik punya selidik, Yoserizal merupakan pemilik kapal yang beroperasi Batam-Pekanbaru. Ia bekerjasama dengan Ahong untuk menyelundupkan barang haram tersebut.
Atas perbuatannya, Yoserizal lalu dituntut mati oleh jaksa. Namun masih ada maaf buat Yoserizal dan diberi kesempatan hidup di bui sampai meninggal dunia. Ketua majelis Gusrizal memberi hukuman penjara seumur hidup karena terdakwa menunjukkan rasa bersalah dan penyesalan mendalam, terdakwa belum pernah dihukum dan terdakwa berterus terang di persidangan.
Tidak terima, Yoserizal mengajukan PK atas hukuman itu. Apa kata MA?
"Menolak permohonan PK," putus majelis PK sebagaimana dilansir panitera MA websitenya, Rabu (24/6/2015). Duduk sebagai ketua majelis Prof Dr Surya Jaya dengan anggota Desnayeti dan Syarifuddin.
MA Penjarakan Bos 50 Kg Sabu dan 25 Ribu Butir Ekstasi ke Bui Sampai Mati
Redaksi
Rabu, 24 Juni 2015 - 18:33:38 WIB
Pilihan Redaksi
IndexNelayan Muara Angke Adakan Ritual Nyadran
Kejaksaan Negeri Dumai Musnahkan Barang Bukti Perkara Tindak Pidana
Spirit Ilahi Meenakshi Thirukalyanam Membara Di Deli Serdang
Tulis Komentar
IndexBerita Lainnya
Index Nasional
Forum Mahasiswa Anti Korupsi Sumatera Utara (FMAK-SU) Kembali Gelar Aksi Jilid II di Kejati Sumut
Kamis, 12 Maret 2026 - 15:52:42 Wib Nasional
Pasar Komersil Kelurahan Tanara Medan Marelan Diduga Tak Berizin, Pengelola Jual Ratusan Stand Seharga Rp 3-5 Jutaan dan Abaikan Larangan Pemerintah
Rabu, 25 Februari 2026 - 15:34:55 Wib Nasional
Hati- hati Produk Palsu, KOLAGITA yang Asli Tampil Percaya Diri dari Perkuatan Kualitas Produk
Sabtu, 21 Februari 2026 - 21:04:22 Wib Nasional
Bea Cukai Malang Amankan 196 Ribu Batang Rokok Ilegal
Sabtu, 21 Februari 2026 - 15:53:24 Wib Nasional

