Jakarta, (PAB)----
Staf Ahli Bidang Pemerintahan Kementerian Dalam Negeri, Suhajar Diantoro menyatakan, hasil dari Pemilu Legislatif 2014 tetap sah dipakai sebagai dasar untuk Pemilihan Presiden 2019, yang dilaksanakan serentak dengan Pemilu Legislatif.
Alasannya, putusan Mahkamah Konstitusi (MK) tentang pemilu serentak dikeluarkan saat Pileg 2014 belum berlangsung.
"Putusan MK soal pemilu serentak ini diputuskan saat proses Pemilu 2014 sedang berlangsung. Apabila hasil Pemilu 2014 dipakai, tidak ada yang salah," kata dia dalam acara Indonesia Lawyers Club di tvOne, Selasa 25 Juli 2017.
Suhajar menilai, adanya syarat presidential treshold, atau ambang batas presiden tidak merugikan siapa pun. Justru, aturan itu demi kebaikan semua pihak, khususnya partai-partai yang menjadi peserta pemilu.
"Partai-partai ini kita arahkan teruji dulu pemilihan oleh rakyat," kata dia.
Selain itu, lanjut Suhajar, ambang batas juga dimaksudkan agar partai-partai bisa berkoalisi, bekerja sama dalam mengusung calon presiden.demikian tulis Viva.com
"Dengan sistem ini, mereka didorong untuk berkoalisi. Bahkan, bila mereka berfusi bukan melangagr undang-undang," kata dia.
Seperti diketahui, DPR mengesahkan UU Pemilu yang salah satu isinya mengatur syarat ambang batas presiden sebesar 20/25 persen. Aturan itu sangat kontroversial, karena dinilai menghilangkan hak konstitusional partai-partai baru dan non DPR untuk mengusung capres-cawapres. (rdk)
Suhajar: Tak Salah Pakai Hasil Pemilu 2014 untuk 2019
Redaksi
Rabu, 26 Juli 2017 - 22:59:48 WIB
Pilihan Redaksi
IndexNelayan Muara Angke Adakan Ritual Nyadran
Kejaksaan Negeri Dumai Musnahkan Barang Bukti Perkara Tindak Pidana
Spirit Ilahi Meenakshi Thirukalyanam Membara Di Deli Serdang
Tulis Komentar
IndexBerita Lainnya
Index Nasional
Pasar Komersil Kelurahan Tanara Medan Marelan Diduga Tak Berizin, Pengelola Jual Ratusan Stand Seharga Rp 3-5 Jutaan dan Abaikan Larangan Pemerintah
Rabu, 25 Februari 2026 - 15:34:55 Wib Nasional
Hati- hati Produk Palsu, KOLAGITA yang Asli Tampil Percaya Diri dari Perkuatan Kualitas Produk
Sabtu, 21 Februari 2026 - 21:04:22 Wib Nasional
Bea Cukai Malang Amankan 196 Ribu Batang Rokok Ilegal
Sabtu, 21 Februari 2026 - 15:53:24 Wib Nasional
Kunjungan Komisi XIII DPR RI Imigrasi Kelas I TPI Dumai, Apresiasi dan Dapat Pujian.
Jumat, 06 Februari 2026 - 09:21:21 Wib Nasional

