Rokan Hulu, PAB---
Pemandangan dan aroma tak sedap terlihat di pembuangan limbah Rumah Makan (RM) Jaso Bundo Jl. Jend.Sudimean tepatnya di samping kantor Kecamatan Ujung Batu, Kabupaten Rokan Hulu Provinsi Riau.
Meski berada di samping kantor pemerintahan Kecamatan Ujung Batu, kehadiran limbah RM Jaso Bundo yang mencolok dan berbau tersebut terkesan diabaikan.
Hal itu terlihat dari kondisi limbah yang sudah mengumpal sehingga menjadi sampah padat seperti kotoran membatu di pembuangan limbah menuju parit (Dreanase ) umum Jalan Jend. Sudirman.
Bahkan kondisi dreanase tampak kotor akibat genangan air limbah yang mengapung nyaris penuh akibat tersumbat diduga karena kotoran yang juga berasal dari pembuangan limbah RM Jaso Bundo tersebut.
Tampak kondisi dreanase mengalami genangan air limbah berbau busuk meresahkan warga sekitar.
Pemilik usaha RM Jaso Bundo, Subur mempersilahkan wartawan memberitakan persoalan limbah tersebut, karena ia mengaku tak mau ambil pusing atas limbah tersebut bahkan menantang pemerintah kecamatan pihaknya siap datang jika dipanggil secara resmi.
"Ambo ndak nio pusing masalah itu bang naikan ajolah kalau ado panggilan resmi kami siap hadir" jawab Subur saat dikonfirmasi, Selasa (3/3/2026).
Subur diduga menantang siap dipanggil atas pencemaran parit dari sumber limbah RM Jaso Bundo karena merasa sudah memenuhi tanggung jawab nya membayar pajak usaha dan pajak reklame RM Jaso Bundo.
"Kami taat hukum pajak restoran bayar pajak reklame kami bayar juga" tambah Subur.
Sementara itu, Camat Ujung Batu, Sigit Pranjoro S.STP ketika dikonfirmasi wartawan mengatakan sedang mencari solusi terkait genangan Limbah di dreanase tersebut.
" Iya bang. Masalah ini sudah dari lama.. makanya saya bilang tadi kita cari solusi terbaiknya. Agar tidak ada yang dirugikan" jawab Sigit dalam pesan singkatnya.
Menurutnya, Pemerintah Provinsi melalui Dinas PUPR dapat memberikan penanganan terhadap dreanase tersebut.
" Nah kalo pake solusi aku.. ini masih dikoordinasikan dengan PUPR Provinsi, biar parit- parit sepanjang Jalan Jendral Sudirman ini teratasi" ungkap Sigit.

