Jakarta, (PAB)>>>
Ketua MPR Zulkifli Hasan mengatakan bahwa demokrasi ibarat sekeping mata uang yang mempunyai sisi politik dan ekonomi yang harus berjalan beriringan.
Dalam 18 tahun perjalanan reformasi, kata Zulkifli, bangsa Indonesia dari segi politik sudah sangat maju, seperti adanya kebebasan berpendapat, memiliki hak memilih dan dipilih yang sama.
"Namun demokrasi bidang ekonomi keadaan yang terjadi malah sebaliknya," katanya di hadapan puluhan anggota Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) seperti dilansir keterangan tertulis MPR, Senin.
Zulkifli mencontohkan, saat ini banyak terjadi kesenjangan sosial, di mana jarak kekayaan antar orang lebar sekali. Demikian pula perbedaan pembangunan antara Jawa dan luar Jawa juga njomplang. Segelintir orang menguasai kekayaan modal dan alam.
Menurut dia, salah satu faktor yang menyebabkan terjadinya kesenjangan ekonomi adalah adanya perselingkuhan antara partai politik dengan penyandang dana. Nilai rakyat ditukar dengan nilai yang murah.Demikian tulis LKBN Antara.
"Bila kesenjangan ini dibiarkan maka akan melahirkan kerawanan sosial, bisa melahirkan ongkos sosial yang tinggi. Inilah yang perlu kita pikirkan," ujarnya.(ida)
Ketua MPR: Demokrasi Politik Harus Seiring Demokrasi Ekonomi
Redaksi
Selasa, 11 Oktober 2016 - 23:53:26 WIB
Pilihan Redaksi
IndexKetum DPP PIMA Indonesia Pimpinan Pengambilan Sumpah Jabatan Ketua DPW PIMA Jawa Tengah
Kodaeral I dan PIMA Indonesia Bakti Sosial di Pulau Halang
Nelayan Muara Angke Adakan Ritual Nyadran
Tulis Komentar
IndexBerita Lainnya
Index Nasional
Ziarah Nasional HUT Ke-81 TNI,Dandim Wonogiri Pimpin Penghormatan Jasa Pahlawan
Senin, 28 September 2026 - 14:18:17 Wib Nasional
Jembatan Perintis Garuda Dikebut, TNI dan Warga Krasak Kompak Buka Akses Ekonomi
Minggu, 27 September 2026 - 17:49:19 Wib Nasional
Perkuat Kapasitas Intelijen, Kantor Imigrasi Kelas II TPI Belawan Torehkan Prestasi Terbaik di Bogor
Sabtu, 26 September 2026 - 20:29:42 Wib Nasional
Babinsa Joyotakan Puldata Ter, Perbarui Data Wilayah Binaan
Jumat, 25 September 2026 - 16:37:21 Wib Nasional

