DUMAI PAB –
Semarak peringatan Hari Ulang Tahun ke-27 Kota Dumai terasa merata hingga lingkungan fasilitas pelayanan kesehatan. RSUD dr. Suhatman Kota Dumai menggelar kegiatan ketahanan pangan yang dilaksanakan di lahan kosong bagian belakang rumah sakit, tepatnya beralamat di Jalan Sultan Syarif Kasim, Kelurahan Buluh Kasap, Kecamatan Dumai Timur Kota Dumai Kamis, 30 April 2026.
Kegiatan ini bukan sekadar kegiatan seremonial belaka. Penanaman bibit jagung, cabai, dan pohon pelindung yang digelar menjadi bukti nyata kerja sama lintas sektor guna mewujudkan kemandirian pangan daerah, sekaligus mempererat hubungan sinergis antara pemerintah, TNI-Polri, insan pers, dan seluruh lapisan masyarakat.
Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Dumai, Bambang Prayetno menyatakan dukungan penuh terhadap program ini, karena dinilai memiliki manfaat luas dan menjadi solusi strategis dalam menghadapi berbagai tantangan terkait ketersediaan pangan.
“Inisiatif yang dilakukan RSUD ini sangat patut diapresiasi dan didukung. Program ketahanan pangan seperti ini harus terus digalakkan, karena menyentuh kebutuhan dasar masyarakat. Sebagai insan pers, kami siap mendukung, mempublikasikan, serta mengedukasi masyarakat agar semakin sadar dan ikut berpartisipasi aktif, sehingga semangat menanam dan memanfaatkan lahan produktif bisa menyebar ke seluruh penjuru Kota Dumai,” tegas Bambang Prayetno.
Sementara itu, Direktur RSUD dr. Suhatman Kota Dumai, dr. Eka Viora Effendi dalam sambutannya menegaskan bahwa peran rumah sakit tidak hanya sebatas memberikan pelayanan pengobatan dan perawatan kesehatan semata. Menurutnya, kesehatan dan ketahanan pangan memiliki keterkaitan yang sangat erat, bagaikan satu tarikan napas yang tidak bisa dipisahkan.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin menunjukkan kepada masyarakat bahwa setiap lahan yang ada di sekitar kita, meskipun ukurannya terbatas, tetap bisa dimanfaatkan menjadi tempat budidaya yang bermanfaat. RSUD harus menjadi contoh nyata bagaimana lahan dapat dikelola secara produktif. Kami juga berharap langkah ini diikuti oleh instansi lain maupun warga umum,” ujar dr. Eka Viora.
Ia menambahkan, seluruh hasil panen yang nantinya diperoleh dari lahan ini akan dialokasikan untuk memenuhi kebutuhan gizi pasien yang dirawat, serta dibagikan kepada warga lingkungan sekitar yang membutuhkan bantuan. Kegiatan ini juga menjadi sarana edukasi langsung, karena budidaya tanaman dan mengonsumsi hasil pertanian sendiri merupakan bagian dari pola hidup sehat yang harus diterapkan.
Wakil Wali Kota Dumai Sugiyarto, S.E. yang hadir mewakili Wali Kota Dumai H. Paisal, SKM., MARS menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya, tidak hanya kepada pihak rumah sakit, tetapi juga kepada Ketua PWI Dumai dan seluruh elemen yang turut mendukung serta berperan aktif. Ia menyebut ketahanan pangan sebagai salah satu pilar utama pembangunan daerah, terutama di tengah kondisi dinamika dan tantangan global yang masih dihadapi bersama.
“Momen HUT ke-27 Kota Dumai ini menjadi waktu yang sangat tepat untuk menggerakkan seluruh komponen bangsa. Jika instansi pemerintah, unsur keamanan, hingga insan pers sudah kompak dan bergerak bersama, tentu masyarakat akan semakin tergerak untuk ikut serta mewujudkan tujuan mulia ini,” ujar Sugiyarto.
Turut hadir memeriahkan kegiatan, Sekretaris Daerah Kota Dumai Fahmi Rizal, S.STP., M.Si., unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dari jajaran Polres Dumai, Kodim 0320/Dumai, Lanal Dumai, dan Kejaksaan Negeri Dumai. Hadir pula jajaran manajemen RSUD dr. Suhatman, perwakilan Dinas Ketahanan Pangan, Camat Dumai Timur Syafriandi, S.Sos., M.Si, Kepala KUA Dumai Timur H. Nuzul Taufiq, Lurah Buluh Kasap, Ketua Karang Taruna, tokoh masyarakat, serta tamu undangan lainnya.
Puncak acara ditandai dengan penanaman bibit secara simbolis. Wakil Wali Kota bersama Forkopimda, dr. Eka Viora, dan Ketua PWI Dumai Bambang Prayetno turun langsung ke lokasi lahan.

