Menteri Lingkungan Hidup Gelar Rapat Koordinasi Kesiapsiagaan Karhutla 2026, Hadir Komandan Arhanud Dumai Mayor Arh Agum Gumilar, S.T, Han Komandan Arhanud

Menteri Lingkungan Hidup Gelar Rapat Koordinasi Kesiapsiagaan Karhutla 2026, Hadir Komandan Arhanud Dumai Mayor Arh  Agum Gumilar, S.T, Han Komandan Arhanud

DUMAI PAB  – 

Menteri Lingkungan Hidup Republik Indonesia bersama rombongan menggelar Rapat Koordinasi Kesiapsiagaan Penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan Tahun 2026. Kegiatan strategis ini berlangsung di Ruang Rapat Wan Dahlan Ibrahim, Kantor Pemerintah Kota Dumai, sebagai wadah penyamaan pandangan dan penyusunan langkah bersama guna menghadapi potensi kebakaran yang kerap terjadi mengikuti perubahan pola cuaca dan iklim setiap tahunnya.

Dalam pertemuan penting ini, turut hadir pula Komandan Batalyon Artileri Pertahanan Udara Dumai, Mayor Arh Agum Gumilar, S.T, Han yang mewakili unsur pertahanan dan keamanan daerah untuk turut serta menyusun strategi penanganan bencana lingkungan secara terpadu.

Sehari sebelum pelaksanaan rapat koordinasi, rombongan pimpinan Kementerian Lingkungan Hidup telah melaksanakan rangkaian kunjungan kerja sekaligus peninjauan langsung ke sejumlah lokasi di Provinsi Riau. Rombongan meninjau kondisi Tempat Pembuangan Akhir Muara Fajar yang berada di Kecamatan Rumbai Barat, Kota Pekanbaru, guna menilai pengelolaan sampah yang telah diterapkan. Selain itu, kunjungan juga dilakukan ke lokasi Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik yang berlokasi di kawasan Jalan Garuda Sakti, Desa Karya Indah, Kecamatan Tapung, Kabupaten Kampar, untuk melihat secara langsung efektivitas program yang mengubah limbah menjadi sumber daya yang bermanfaat bagi masyarakat.

Rapat koordinasi ini dihadiri oleh jajaran pimpinan tinggi di lingkungan Kementerian Lingkungan Hidup, di antaranya Deputi Bidang Penegakan Hukum, Deputi Bidang Tata Lingkungan dan Sumber Daya Alam Berkelanjutan, Direktur Pengendalian Kebakaran Lahan, Direktur Sanksi Administrasi, Direktur Penegakan Hukum Pidana, Asisten Deputi Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan, Direktur Pengendalian Ekosistem dan Lahan Gambut, Direktur Pengendalian Pencemaran dan Mutu Udara, Direktur Pengendalian Kerusakan Lahan, Direktur Penyelesaian Sengketa Lingkungan Hidup, serta Inspektur Utama I Lingkungan Hidup.

Mewakili Pemerintah Provinsi Riau dan unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah Provinsi, hadir Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Riau yang bertindak mewakili Gubernur Riau, Panglima Kodam XIX/Tuanku Tambusai Mayjen TNI Dr. Agus Hadi Waluyo, S.A.P., M.M., CHRMP. I., serta Kepala Biro Operasi Polda Riau Kombes Pol Ino Harianto, S.I.K., M.M..

Dari lingkungan Pemerintah Kota Dumai dan unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah setempat, turut hadir Wakil Wali Kota Dumai, Ketua DPRD Kota Dumai, Sekretaris Daerah Kota Dumai, Komandan Grup 3 Kopassus, Komandan Lanal Dumai, Komandan Kodim 0320/Dumai, Komandan Satuan Radar 104 Dumai, Kapolres Dumai, serta perwakilan dari Kejaksaan Negeri Dumai. Selain itu, hadir pula Komandan Detasemen Arhanud 004/WSBY, Komandan Kompi Kavaleri A 132/BS, dan seperti yang telah disebutkan, Komandan Batalyon Arhanud Dumai, Agum Gumelar.

Hadir pula sejumlah pimpinan perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kota Dumai, meliputi Kepala Satuan Polisi Pamong Praja, Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Kepala Dinas Kesehatan, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah, seluruh Kepala Kecamatan yang bertugas di wilayah Kota Dumai, serta Kepala Manggala Agni Daerah Operasi Sumatera VI Dumai.

Dari kalangan pelaku usaha dan dunia industri yang beroperasi di wilayah tersebut, kehadiran turut diisi oleh para pimpinan perusahaan, antara lain PT Pertamina Hulu Rokan Dumai, PT Pertamina Gas Dumai, PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit II Dumai, PT Oleokimia Sejahtera Mas, PT Sinar Mas Group, PT Astra Agro Lestari, PT First Resource, PT Musim Mas, dan PT Salim Ivomas Pratama.
 

Kehadiran seluruh unsur yang terlibat, baik dari pemerintah, instansi pertahanan keamanan, maupun dunia usaha, menjadi bukti keseriusan bersama dalam mempersiapkan langkah-langkah pencegahan dan penanganan kebakaran hutan dan lahan. Diharapkan melalui pertemuan ini, seluruh pihak dapat menjalankan tugas dan tanggung jawabnya secara terkoordinasi, sehingga risiko terjadinya kebakaran dapat ditekan serendah mungkin dan dampak yang ditimbulkan dapat diatasi dengan cepat serta tepat sasaran demi menjaga kelestarian lingkungan dan kesejahteraan masyarakat.

Berita Lainnya

Index