DUMAI, PAB–
Upaya memperkuat ketahanan pangan nasional terus mendapatkan dukungan konkret dari berbagai pihak, salah satunya Polres Dumai melalui Polsek Sungai Sembilan yang menggelar kegiatan Panen Raya Jagung Pipil dalam rangka mendukung Program Nasional Ketahanan Pangan Tahun 2026 Kuartal I. Kegiatan yang dilaksanakan pada Kamis (8/1/2026) berlangsung secara serentak nasional melalui platform Zoom Meeting sekaligus panen simbolis di lokasi, menjadi bukti nyata kolaborasi erat antara aparat keamanan, pemerintah daerah, Tentara Nasional Indonesia (TNI), dan masyarakat dalam memajukan sektor pertanian lokal.
Kegiatan Berlangsung di Dua Lokasi Strategis
Kegiatan yang dimulai tepat pada pukul 10.00 WIB dan berakhir sekitar pukul 15.00 WIB ini diadakan di dua lokasi berbeda di Kecamatan Sungai Sembilan. Lokasi pertama adalah lahan perorangan milik Bapak Suwito, seorang petani yang telah berkecimpung di bidang pertanian selama lebih dari 10 tahun, dengan luas lahan sekitar ±0,5 hektare yang terletak di Kelurahan Lubuk Gaung. Lokasi kedua adalah lahan yang dikelola oleh Kelompok Tani (Poktan) Bina Tani Mandiri dengan luas ±1 hektare di Kelurahan Sungai Geniot, yang telah berdiri sejak tahun 2018 dan memiliki anggota sebanyak 35 orang petani. Total luas lahan yang menjadi lokasi panen raya ini mencapai ±1,5 hektare.
Sebelum memasuki tahap panen, acara diawali dengan doa bersama yang dipimpin oleh tokoh agama lokal, diikuti dengan pembacaan sambutan dari berbagai pihak terkait yang disiarkan secara langsung melalui Zoom Meeting untuk menghadirkan peserta dari berbagai daerah di Indonesia yang juga mengikuti kegiatan panen raya serentak tersebut.
Hadiri Berbagai Tokoh dan Perwakilan Instansi
Acara panen raya ini dihadiri langsung oleh sejumlah tokoh penting dan perwakilan instansi terkait. Di antaranya adalah Kapolres Dumai AKBP Angga F. Herlambang, S.IK., S.H., yang turut serta dalam proses panen bersama para petani. Ia didampingi oleh Kapolsek Sungai Sembilan IPTU Apriadi, S.H., M.H., yang telah secara langsung mendampingi para petani sejak tahap persiapan lahan hingga penanaman bibit jagung.
Juga hadir dalam acara tersebut adalah Kepala Bulog Kota Dumai yang menyampaikan kesiapan Bulog untuk menyerap hasil panen petani jika diperlukan, Kepala Dinas Pertanian Kota Dumai Ibu Erliawati, Danramil Sungai Sembilan Letnan Infanteri (Letinf) Rizky Pratama, para pejabat utama Polres Dumai, personel Polsek Sungai Sembilan, aparatur kelurahan se-Kecamatan Sungai Sembilan, penyuluh pertanian lapangan (PPL) yang telah memberikan bimbingan teknis selama masa tanam, seluruh anggota Poktan Bina Tani Mandiri, perwakilan organisasi kemasyarakatan, serta sekitar 50 pelajar SMK Negeri 04 Sungai Sembilan yang aktif membantu proses panen sebagai bentuk pembelajaran langsung tentang dunia pertanian.
Apresiasi dan Komitmen Dukungan dari Polri
Dalam sambutannya yang disampaikan di hadapan seluruh peserta, Kapolres Dumai AKBP Angga F. Herlambang, S.IK., S.H., menyampaikan apresiasi mendalam kepada para petani yang telah menunjukkan kerja keras dan dedikasi tinggi dalam mengelola lahan pertanian meskipun menghadapi berbagai tantangan. Menurutnya, dukungan Polri terhadap sektor pertanian bukan hanya sebatas wacana, melainkan telah diwujudkan melalui berbagai langkah konkret sejak beberapa bulan yang lalu.
“Kolaborasi yang kita bangun bersama pemerintah daerah, TNI, dan masyarakat ini telah memberikan hasil yang nyata dan dapat dirasakan oleh para petani. Sejak tahap persiapan lahan, Polsek Sungai Sembilan telah memberikan dukungan dalam bentuk pengamanan lahan, pendampingan dalam proses pembelian bibit unggul dan pupuk bersubsidi, hingga membantu dalam pengendalian hama. Ke depan, Polri akan terus mendukung para petani mulai dari pendampingan teknis bersama penyuluh pertanian, pengamanan distribusi input pertanian agar tepat sasaran, hingga memastikan keamanan lahan dan hasil panen agar dapat dinikmati secara maksimal oleh seluruh pihak,” jelas AKBP Angga F. Herlambang dengan penuh semangat.
Ia juga menambahkan bahwa jagung sebagai komoditas strategis memiliki peran penting dalam mendukung kebutuhan pakan ternak dan industri makanan, sehingga peningkatan produksi jagung lokal akan memberikan kontribusi besar bagi ketahanan pangan dan perekonomian daerah.
Dukungan Pemerintah Daerah untuk Program Nasional
Kepala Dinas Pertanian Kota Dumai Ibu Erliawati dalam kesempatan yang sama menyampaikan bahwa pelaksanaan panen raya jagung pipil ini sejalan dengan upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan produksi pangan lokal sebagai bagian dari kontribusi terhadap Program Nasional Ketahanan Pangan. Menurutnya, pihaknya telah memberikan berbagai bentuk bantuan kepada petani, termasuk penyediaan bibit unggul varietas jagung pipil yang memiliki produktivitas tinggi dan tahan terhadap penyakit, serta pelatihan teknologi budidaya yang tepat guna.
“Kami sangat mengapresiasi peran aktif Polri dalam mendukung Program Nasional Ketahanan Pangan. Kerja sama yang erat antara pemerintah daerah, Polri, TNI, dan masyarakat seperti ini menjadi fondasi kuat untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas hasil pertanian Dumai. Kami berharap kegiatan seperti ini dapat menjadi contoh bagi daerah lain dan terus berlanjut di kuartal-kuartal berikutnya dengan skala yang lebih luas,” ucap Ibu Erliawati yang juga turut membantu memanen jagung bersama para petani.
Selain itu, Ia menyampaikan bahwa pihaknya sedang dalam proses penyusunan program pendirian pusat pengolahan jagung lokal untuk menambah nilai tambah hasil panen petani, sehingga dapat meningkatkan pendapatan mereka secara signifikan.
Rasa Terima Kasih dari Masyarakat Tani
Ketua Poktan Bina Tani Mandiri Bapak Subakti yang juga merupakan perwakilan dari para petani mengungkapkan rasa terima kasih yang mendalam atas dukungan yang diberikan oleh Polres Dumai khususnya Polsek Sungai Sembilan sejak tahap penanaman hingga panen. Menurutnya, sebelum adanya dukungan ini, para petani seringkali menghadapi kesulitan dalam mendapatkan akses terhadap bibit dan pupuk berkualitas, serta sering mengalami kerugian akibat serangan hama dan pencurian hasil panen.
“Kami merasa sangat didukung dan diperhatikan oleh pihak Polri. Sejak awal tahun ini, Kapolsek Sungai Sembilan telah berkonsultasi dengan kami untuk merencanakan program budidaya jagung pipil ini, membantu kami dalam memperoleh lahan yang cocok, hingga memberikan pendampingan selama masa tanam. Para petani di sini siap berkomitmen penuh untuk terus berkontribusi dalam menjaga ketahanan pangan nasional, bahkan kami telah merencanakan untuk memperluas lahan budidaya jagung menjadi ±2 hektare pada kuartal depan dengan dukungan dari berbagai pihak,” katanya dengan penuh semangat.
Ia juga menambahkan bahwa anggota Poktan Bina Tani Mandiri telah menyepakati untuk membentuk kelompok usaha bersama dalam memasarkan hasil panen mereka, sehingga dapat memperoleh harga yang lebih baik dan stabil.
Kehadiran Polri untuk Kesejahteraan Masyarakat
Kapolsek Sungai Sembilan IPTU Apriadi, S.H., M.H.dalam keterangannya kepada awak media menyampaikan bahwa kehadiran Polri di tengah masyarakat tidak hanya terbatas pada tugas menjaga keamanan dan ketertiban umum, tetapi juga dalam mendukung perekonomian rakyat dan kesejahteraan masyarakat secara keseluruhan. Menurutnya, kegiatan panen raya ini merupakan bagian dari program “Polri Peduli Masyarakat” yang bertujuan untuk mendekatkan diri dengan masyarakat dan memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah.
“Kami akan terus bersinergi dengan semua elemen masyarakat, mulai dari pemerintah daerah, TNI, lembaga swadaya masyarakat, hingga dunia pendidikan untuk menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif, sehingga sektor pertanian dapat berkembang dengan baik dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Selain itu, kami juga akan terus melakukan pengawasan agar tidak ada pihak yang mengambil keuntungan dengan menjual pupuk bersubsidi dengan harga lebih tinggi atau menyalahgunakan fasilitas yang diberikan kepada petani,” jelas IPTU Apriadi.
Ia juga menambahkan bahwa Polsek Sungai Sembilan telah membentuk tim khusus yang akan terus mendampingi para petani dalam mengelola lahan dan menangani berbagai masalah yang mungkin muncul di masa mendatang.
Hasil Panen Memuaskan Meskipun Ada Tantangan
Hasil panen yang diperoleh dari kedua lokasi menunjukkan capaian yang sangat memuaskan. Dari lahan milik Bapak Suwito seluas ±0,5 hektare di Kelurahan Lubuk Gaung, berhasil dihasilkan jagung pipil sebanyak ±820 kilogram dengan kualitas yang sangat baik. Sementara itu, lahan Poktan Bina Tani Mandiri seluas ±1 hektare di Kelurahan Sungai Geniot menghasilkan ±2.000 kilogram jagung pipil, dengan total keseluruhan hasil panen mencapai lebih dari 2.800 kilogram.
Menurut Bapak Suwito, hasil panen kali ini jauh lebih baik dibandingkan tahun sebelumnya, yang hanya menghasilkan sekitar ±500 kilogram dari lahan yang sama. “Kualitas bibit yang lebih baik dan bimbingan yang diberikan oleh penyuluh serta dukungan dari Polri membuat perawatan tanaman menjadi lebih efektif. Meskipun ada beberapa kendala, namun kita mampu mengatasinya bersama,” ujarnya sambil menunjukkan hasil panen yang telah dikumpulkan.
Selama proses perawatan hingga masa panen, para petani sempat menghadapi kendala utama berupa serangan hama liar seperti babi hutan dan monyet yang sering masuk ke lahan pertanian dan menyebabkan kerusakan pada tanaman jagung. Namun, dengan upaya bersama antara petani, penyuluh pertanian, dan dukungan pengamanan dari Polsek Sungai Sembilan, kerusakan berhasil diminimalkan sehingga tidak terlalu mempengaruhi hasil panen secara keseluruhan.
Bantuan Sembako Sebagai Bentuk Kepedulian Polri
Sebagai bentuk kepedulian Polri terhadap kesejahteraan petani yang telah bekerja keras menghasilkan panen yang baik, Kapolres Dumai AKBP Angga F. Herlambang secara langsung menyerahkan bantuan sembako kepada Bapak Suwito serta beberapa anggota Poktan Bina Tani Mandiri yang memiliki kondisi ekonomi kurang mampu. Bantuan yang diberikan meliputi beras, minyak goreng, gula pasir, telur, serta beberapa kebutuhan pokok lainnya.
“Bantuan ini merupakan bentuk kecil dari perhatian kita terhadap para petani yang telah memberikan kontribusi besar bagi ketahanan pangan kita. Semoga dengan bantuan ini dapat meringankan beban mereka dan menjadi motivasi untuk terus meningkatkan produksi pertanian di masa mendatang,” ucap Kapolres Dumai saat menyerahkan bantuan.
Selain bantuan sembako, pihak Polres Dumai juga memberikan alat pertanian sederhana seperti cangkul, sekop, dan alat pemotong jagung kepada Poktan Bina Tani Mandiri untuk mendukung aktivitas pertanian mereka ke depan.
Kegiatan Berakhir Meriah dengan Komitmen yang Lebih Kuat
Kegiatan Panen Raya Jagung Pipil tahun ini dengan suasana yang meriah dan penuh kebersamaan. Para peserta acara melakukan foto bersama sebagai kenang-kenangan, serta melakukan proses penimbangan dan pendataan hasil panen secara bersama-sama. Hasil panen yang dihasilkan akan sebagian digunakan untuk konsumsi langsung oleh petani dan sebagian lainnya akan dijual ke pasar lokal serta dihubungkan dengan pembelian oleh Bulog Kota Dumai.
Acara ini sekaligus menegaskan komitmen Polri dalam menjalankan visi “Melindungi Tuah, Menjaga Marwah” untuk kemajuan bangsa dan kesejahteraan rakyat. Para pihak berharap bahwa keberhasilan panen raya kali ini akan menjadi momentum awal bagi peningkatan produksi pertanian di Kota Dumai, khususnya untuk komoditas jagung, dan dapat berkontribusi lebih besar dalam menjaga ketahanan pangan nasional serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat petani.

