Padang Lawas Utara, PAB –
Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Forum Mahasiswa Peduli Sumatera Utara (FMP-SU) akan menggelar aksi unjuk rasa di depan kantor Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Sumatera Utara.
Aksi tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap dugaan Pembangunan tempat Pengelolaan sampah di Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta) yang dinilai tidak sesuai prosedur dan berpotensi menimbulkan pencemaran Lingkungan.
"Dalam hal ini , kami atas nama Forum Mahasiswa Peduli Sumatera Utara meminta Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Sumatera Utara agar segera mengevaluasi proyek pembangunan tempat pembuangan atau pengelolaan sampah yang diduga tidak memenuhi standar pengelolaan lingkungan." Ujar koordinator aksi, Aminuddin Harahap, Sabtu (14/3/2026).
FMP-SU menilai bahwa pembangunan fasilitas pengelolaan sampah tersebut diduga tidak melalui kajian lingkungan yang memadai serta tidak memperhatikan dampak terhadap masyarakat sekitar.
"Pembangunan tempat pengelolaan sampah ini diduga tidak sesuai dengan prosedur dan standar lingkungan yang berlaku. Akibatnya, masyarakat di sekitar lokasi mulai merasakan dampak berupa bau menyengat serta potensi pencemaran terhadap tanah dan air,” ujar putra daerah asal Padang Lawas Utara ini.
Menurutnya, Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Paluta seharusnya menjadi lembaga yang paling bertanggung jawab dalam memastikan setiap pembangunan yang berkaitan dengan pengelolaan lingkungan telah memenuhi ketentuan yang berlaku, termasuk analisis
dampak lingkungan dan standar pengelolaan sampah yang baik. Oleh karena itu kami akan menyerahkan pernyataan sikap dan tuntutan kepada pihak Dinas Lingkungan Hidup Paluta.
Dalam tuntutannya, FMP-SU meminta agar pemerintah daerah segera melakukan Investigasi terhadap pembangunan fasilitas pengelolaan sampah tersebut.
Adapun beberapa tuntutan yang akan disampaikan mahasiswa antara lain:
- Mendesak kepada Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Sumatera Utara untuk melakukan evaluasi dan audit terhadap Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Padang Lawas Utara terkait
pembangunan tempat pengelolaan sampah yang diduga tidak sesuai prosedur.
- Meminta transparansi terkait proses perencanaan, anggaran, serta izin lingkungan dari proyek pembangunan tersebut.
- Mendesak Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Sumatera Utara untuk segera mengambil langkah penanganan guna mencegah dampak pencemaran lingkungan yang lebih luas karena diduga Kelalaian yang dibuat oleh Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Padang Lawas Utara.
- Meminta aparat penegak hukum untuk turut melakukan pengawasan terhadap dugaan pelanggaran aturan dalam pembangunan tersebut.
Mahasiswa menegaskan bahwa akan menggelar aksi didepan kantor Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Sumatera Utara, karena ini merupakan bentuk kontrol sosial terhadap kebijakan pemerintah agar pembangunan yang dilakukan benar-benar memperhatikan kelestarian lingkungan serta keselamatan masyarakat.
“ Kami akan menggelar aksi ini bukan untuk mencari kesalahan, tetapi sebagai bentuk kepedulian mahasiswa terhadap lingkungan hidup dan masyarakat. Kami berharap pemerintah daerah dapat
segera merespons dan menyelesaikan persoalan ini secara transparan,” Ujarnya.
FMP-SU berharap aksi berlangsung secara damai dengan pengawalan aparat keamanan, dan pihak Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Sumatera Utara disebut akan menampung aspirasi mahasiswa dan menindaklanjuti laporan tersebut sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

