Lapak Judi Ikan Bebas Beroperasi secara Terbuka, Kapolsek Tandem Hilir Bungkam

Lapak Judi Ikan Bebas Beroperasi secara Terbuka, Kapolsek Tandem Hilir Bungkam

Binjai,(PAB)---

Lapak judi Gelper atau sering disebut judi ikan khususnya yang terletak di Psr 7 Desa Tandam Hulu 2 kecamatan Hamparan Perak Kabupaten Deli Serdang sudah beroperasi lama, dan bahkan keberadaannya semakin terbuka secara umum menunjukkan eksistensinya meraih keuntungan dari para penikmat judi meja ikan.

Beroperasi bebas dan terbuka seolah sudah mendapat restu dari aparatur setempat, sehingga Praktik Perjudian Gelper / tembak ikan di wilayah hukum Polsek Tandam Hilir ini terkesan kebal hukum.

Apalagi selama beroperasi di wilayah hukum Polsek Tandam Hilir diketahui tidak pernah ada penindakan dan teguran Pemerintah khususnya kecamatan Hamparan Perak dan Polres Binjai.

 

Pantauan awak media dilokasi, lapak judi meja ikan psr 7 Desa Tandam Hulu tampak ramai pengunjung dan terlihat berbuka secara umum.

Bebasnya aktifitas perjuadian lapak ikan tersebut dan tak adanya tindakan tegas aparat kepolisian setempat  memberi kesan adanya setoran upeti ke Polsek Tandam Hilir.

Diperparah lagi, penjaga lapak judi menyebut adanya oknum berinisial Putra yang mengkordinir pembagian jatah terhadap oknum wartawan.
 

"Awak media dan lain- lain sudah ada bang, abang langsung saja minta sama si Putra koordinator wartawan, dia lah yang ambil jatah wartawan, jadi kalau wartawan harus melalui dia" pungkas oknum yang mengaku salah seorang pekerja di lokasi judi terletak di psr7 Desa Tandam huylu 2 kec. Hamparan Perak tersebut, Jumat (11/7/2025).

Petugas yang tak mau menyebut namanya itu mengatakan bahwa Putra merupakan orang kepercayaan pengelola judi meja ikan untuk menyuap oknum wartawan agar media tak memberitakan lapak judi mereka.

Makanya kalau wartawan datang untuk investigasi ataupun konfirmasi kepada pengelola lapak judi meja ikan di psr 7 Desa Tandam Hulu diarahkan kepada Putra untuk menjawab pertanyaan wartawan.

Terpisah Kapolsek Tandam Hilir, Sutrisno di konfirmasi ke kantornya tidak sedang berada di tempat dan pada saat di konfirmasi via watshap guna mempertanyakan terkait dugaan adanya setoran upeti kepada dirinya hingga berita ini di tayangkan belum juga memberikan jawaban. 

Berita Lainnya

Index