Kualitas dan Kuantitas MBG Dipertanyakan, LBH Rokan Darusaalam Minta SPPG Kabupaten Rokan Hulu Transparan

Kualitas dan Kuantitas MBG Dipertanyakan, LBH Rokan Darusaalam Minta SPPG Kabupaten Rokan Hulu Transparan
Ket.foto: Ketua LBH Rokan Darusaalam, Indra Ramos S. H,I

Rokan Hulu, PAB--- 

Salah satu Sekolah Dasar (SD) di Kecamatan Rokan IV Koto mendapati menu Makanan Bergizi Gratis (MBG) yang dinilai tak sesuai standar ketentuan gizi bagi murid, selain kualitasnya, kuantitas MBG dipertanyakan karena MBG yang diberikan untuk tiga hari mendatang.

Salah salah satu orang tua murid yang mengecek langsung paket MBG kepada anaknya belum lama ini melakukan dokumentasi kualitas menu berupa satu buah apel busuk, Jeruk berukuran kecil yang sudah tak fresh berwarna kuning pucat dan beberapa bungkus kacang-kacangan dalam satu paket untuk persediaan tiga hari.

" Inilah MBG yang murid terima, maaf aja ini bukan bergizi ini cuma cemilan buat anak untuk tiga hari, berapa sih sebenarnya anggaran satuan persiswa? Patut dipertahankan ini" ucap sumber.

Terkait hal itu, Kepala Sekolah tersebut juga  membenarkan kondisi menu MBG yang disampaikan sumber kepada pihak sekolah.

Mendapati adanya laporan masyarakat terkait kualitas menu Makanan Bergizi Gratis (MBG) di salah satu Sekolah Dasar Negeri di Kecamatan Rokan IV Koto Kabupaten Rokan Hulu, LBH Rokan Darusaalam meminta transparansi anggaran dan kualitas MBG yang diberikan Pengelola Dapur MBG kepada seluruh Murid dan siswa SD, SMP dan SLTA se Kabupaten Rokan Hulu.

Hal ini disampaikan Ketua LBH Rokan Darusaalam, Indra Ramos S. H, I menindaklanjuti informasi yang diterima langsung dari warga  dan sebagai bagian dari pengawasan masyarakat terhadap kualitas makanan berstandard gizi dan transparansi penggunaan anggaran negara terhadap program Presiden RI.

" Hal ini dianggap perlu, sebagai bagian peran masyarakat dalam Pengawasan anggaran negara dan mutu kualitas MBG sebagaimana yang seharusnya sudah diatur dalam ketentuan SPPG Rokan Hulu" ujar Indra Ramos, Senin (9/3/2026) di Kantornya Jl. Jend. Sudirman Ujung Batu Rokan Hulu.

Dikatakannya, pihaknya telah menemukan beberapa fakta kualitas rendah pada MBG yang diterima siswa baik langsung di sekolah maupun dilapangan yang patut dicurigai sebagai tindakan pelanggaran ketentuan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Operasional Nasional 2026.

" Apalagi sekarang merupakan bulan Ramadhan, ada beberapa sekolah yang menerima MBG untuk tiga hari kedepan, sedangkan mutu MBG jauh dari nilai pemenuhan gizi kepada siswa" imbuh Ramos.

Lanjut, Ramos meminta etikat baik Badan Pengawas dan atau SPPG di setiap daerah melakukan kroscek langsung di lapangan atas kualitas MBG khususnya di Kabupaten Rokan Hulu

Berita Lainnya

Index