Peristiwa Matinya Susiana alias Suryani di Perumahan Karyawan PT.HSJ Dalam Penyelidikan

Dibaca: 1084 kali  Sabtu,16 Oktober 2021 | 08:17:49 WIB
Peristiwa Matinya Susiana alias Suryani di Perumahan Karyawan PT.HSJ Dalam Penyelidikan
Ket Foto :

LABUHANBATU ( PAB) ---

SUSIANA alias SURYANI (45) Isteri dari Wagino Karyawan PT Hari Sawit Jaya ( HSJ) Kecamatan Bilah Hilir Kabupaten Labuhanbatu, Kamis (14/10/2021) ditemukan tewas bersimbah darah dirumahnya di Komplek Perumahan Karyawan Blok FG 

Kapolres Labuhanbatu AKBP Deni Kurniawan SIK.MH melalui Kasat Reskrim AKP Parikhesit SH.SIK.MH, Jumat (15/10/2021) mengatakan, Pihak Polres dengan Polsek Bilah Hilir telah melakukan penyelidikan dan mengumpulkan keterangan dari para saksi disekitar Tempat Kejadian Perkara ( TKP) sebutnya.

Selanjutnya Kasat Reskrim menjelaskan kronologis kejadian, Kamis (14/10/2021) sekira pukul 12.30 wib anak korban bernama Zila pulang dari sekolah, mau masuk kerumah melihat pintu depan tertutup lalu Zila masuk dari pintu belakang sementara pintu sudah terbuka, sampai didalam rumah melihat ibunya ( korban) didalam kamar sudah berlumuran darah.

Melihat kondisi korban berlumuran darah Zila menjerit histeris meminta tolong, namun warga tidak ada mendengar jeritan Zila akhirnya Zila menemui kakaknya bernama Rismawati dan menceritakan apa yang sudah dilihatnya, merekapun pulang kerumah sesampainya dirumah Rismawati  melihat ibunya ( korban) berlumuran darah dan sudah meninggall dunia dalam keadaan miring ke kiri tanpa memakai celana 

Rismawati menjerit minta tolong yang akhirnya warga mendatangi rumah itu dan bersamaan dengan itu pula Manejer PT HSJ menghubungi Polsek Bilah Hilir dan Kasat Reskrim AKP Parikhesit mengatakan dari hasil pemeriksaan luka gorok leher sebelah kanan, leher sebelah kiri luka sayat terbuka, leher sebelah belakang luka sayat terbuka tangan sebelah kiri luka gores

Satreskrim Polres Labuhanbatu telah melakukan pemeriksan empat orang saksi dan mengamankan barang bukti berupa dua batang rokok Surya dan bungkusnya, serta uang kertas senilai Rp.2.000 ( duaribu rupiah) dan celana dalam korban ditemukan didalam kamar mandi 

Menurut Masyarakat sekitar bahwa korban selama ini adalah dikenal baik silaturahminya dan keramah tamahannya terhadap warga,sehingga Masyarakat menilai ini adalah perampokan karena korban membuka usaha sembako.


Penulis, Thamrin Nasution

Akses pab-indonesia.co.id Via Mobile m.pab-indonesia.co.id
Berita Terkait Index »
Tulis Komentar Index »