TEBING-TINGGI,(PAB) -
Pemerintah Kota,(Pemko) Tebing -tinggi terus mendapat dukungan masyarakat dari berbagai organisasi maupun pribadi terkait pembangunan UINSU di Tebingtinggi. Begitu halnya berbagai pendapat dan komentar juga mengiringi isu pada rencana membangun pendidikan tinggi negeri di Kota Tebingtinggi ini.
Pada pertemuan dengan berbagai Organisasi cendikiawan tersebut, Walikota Tebing -tinggi Ir, H, Umar Zunaidi Hasibuan MM
Kamis (11/02), pukul 10.45 WIB, di Ruang Rapat Lantai IV Gedung Balai Kota mengatakan Kalau kita mau mendirikan Universitas di Tebing-tinggi dengan status negeri: pertama apa kita miliki syarat 20 hektare?, apa kita punya gedung prasarana untuk dijual kepada pemerintah pusat sementara Pemerintah Pusat mengupayakan dengan cara Universitas Swasta agar menjadi negeri.
Lebih lanjut ditambahkan Walikota, semula berharap hanya 1 Fakultas, tapi oleh UIN disambut langsung 2 Fakultas, Fakultas Kesehatan Masyarakat dan Fakultas Ekonomi Bisnis Islam dan seluruh personil pegawai di Akbid dialihkan ke UIN dan UIN menerima.
"UIN telah menyatakan kepada kita, bahwa untuk anak Tebing, akan diberikan prioritas melalui jalur undangan.Mahasiswa dari luar Medan, luar Langkat sana, Binjai nanti akan difokuskan untuk di kampus Tebing.
Rencana 2 Fakultas tapi tak tertutup untuk menjadi Fakultas lain. Antara lain kemungkinan kalau UIN buka Fakultas Kedokteran. Ditempat kita banyak Rumah Sakit, kalau ada yang mau tempat praktek, tempat co-As. Namun dengan 2 Fakultas ini kita harap berkembang" Kata Walikota.
Pada kesempatan itu Walikota kembali menjelaskan bahwa membangun Universitas, ini sudah bukan tugas kita sebagai Pemerintah Daerah, ini tugas Pemerintah Pusat sesuai peraturan. Kalau kita pinjam pakai? karena kemenag dan UINSU ini melalui kementerian dan menggunakan dana APBN, sehingga ktidak akan bisa di bangun diatas tanah yang bukan miliknya, kalau ini tidak dihibahkan maka ini akan menjadi kendala jadi terkait dihibahkan ini tidak ada dirugikan. Yang dibuka UIN ini juga untuk umum,
"Saya usahakan ini juga untuk anak - anak Tebing dan sekitarnya agar kualitas SDM dan ekonomi jauh lebih meningkat.Kalau tidak ada magnet di kota Tebingtinggi, maka tidak ada orang mau datang ke Tebing. Mudah - mudahan ini terwujud saya mohon dukungannya" tutup Walikota.
Dalam kunjungan dukungannya Ketua Dewan Pengurus Daerah Al-Ittihadiyah melalui Ketua Barisan Muda Al-Ittihadiyah, Rian mengatakan, "Kami mendukung sepenuhnya dan siap mengawal rencana dari Pemerintah Kota menghibahkan eks. Akbid ini, dengan beberapa pertimbangan: pertama, kami melihat potensi dari sisi ekonomi masyarakat dan mahasiswa bisa bergerak. Kedua, sesuai dengan hibah ini dari pemerintah ke pemerintah, ini menjamin aset ini tidak berpindah ke pihak swasta. Ketiga, ini suatu kebanggaan dan masyarakat/ mahasiswa tidak meninggalkan Tebing".
ujarnya.(Bambang)

