Bhabitkatimas Bukit Kapur Pengecekan Tanaman Timun Usia 15 Hari Dukung Ketahanan Pangan.

Bhabitkatimas Bukit Kapur Pengecekan Tanaman Timun Usia 15 Hari Dukung Ketahanan Pangan.

Bukit Kapur, PAB — Guna mendukung penuh Program Ketahanan Pangan Nasional, Aiptu Subandi, Bhabinkamtibmas Kelurahan Bukit Kapur, kembali turun ke lapangan melakukan pengecekan dan pemantauan pekarangan pangan bergizi milik warga, Kamis (4/6/2026) sekitar pukul 10.30 WIB .

Kali ini, pengecekan dilakukan di lahan milik Saudara Sutarto yang beralamat di Jalan Kebun RT 05, Kelurahan Bukit Kapur. Lahan seluas 20 x 25 meter tersebut diolah dan ditanami tanaman timun, yang saat ini baru berusia 15 hari sejak tanam. Hasil pemantauan menunjukkan bibit tumbuh subur, sehat, dan pertumbuhannya sangat baik, berdaun hijau cerah serta tidak terlihat ada gejala serangan hama atau penyakit .

Dalam kesempatan tersebut, Aiptu Subandi meninjau langsung kondisi pertumbuhan bibit, kelembapan tanah, hingga sistem pengairan yang diterapkan. Ia juga berdiskusi dan berkoordinasi secara intens dengan pemilik lahan terkait langkah perawatan selanjutnya, mulai dari penyulaman, penyiangan, hingga jadwal pemupukan agar tanaman terus tumbuh optimal hingga panen nanti .

“Timun adalah tanaman sayur bernilai gizi tinggi, perawatannya relatif mudah dan masa panennya cepat. Meskipun baru berumur 15 hari, kondisi bibit sudah sangat bagus. Ini modal utama agar nanti berbuah lebat dan berkualitas,” ungkap Aiptu Subandi.

Ia juga memberikan arahan teknis sederhana agar tanaman tetap terjaga kesehatannya di masa pertumbuhan awal yang sangat krusial ini. Menurutnya, pemanfaatan lahan kosong seperti ini adalah langkah cerdas warga dalam mendukung kemandirian pangan keluarga maupun lingkungan, sejalan dengan arahan pemerintah .

Sdr. Sutarto mengaku sangat terbantu dengan perhatian dan masukan dari pihak kepolisian. “Bapak Bhabinkamtibmas sering datang memberi arahan, jadi saya makin tahu cara merawat yang benar. Semoga nanti hasilnya memuaskan, bisa untuk makan sendiri dan sisanya dijual,” ujarnya.

Kegiatan pemantauan dan koordinasi seperti ini akan terus dilakukan secara berkala hingga masa panen tiba. Harapannya, semakin banyak warga tergerak memanfaatkan pekarangan menjadi lahan produktif, sehingga ketahanan pangan di wilayah Bukit Kapur semakin kokoh dan menyejahterakan masyarakat .

Berita Lainnya

Index