Kelompok Tani Nurkafid Optimalkan Lahan 2,5 Hektar Kembangkan Budidaya Cabe Di Kelurahan Taluk Makmur

Kelompok Tani Nurkafid Optimalkan Lahan 2,5 Hektar Kembangkan Budidaya Cabe Di Kelurahan Taluk Makmur

Dumai, PAB— Upaya meningkatkan produktivitas lahan dan memperkuat ketahanan pangan daerah terus digalakkan oleh para kelompok tani. Salah satunya dilakukan oleh Kelompok Tani Nurkafid yang beroperasi di Jalan M. Yusuf RT.002, Kelurahan Teluk Makmur, dengan mengembangkan budidaya cabe rawit di lahan seluas 50 x 500 meter atau setara 2,5 hektar.

Cabe rawit dipilih sebagai komoditas utama karena memiliki nilai ekonomi tinggi, permintaan pasar yang stabil sepanjang tahun, dan berperan penting sebagai bumbu utama dalam hampir seluruh masakan masyarakat Indonesia. Tanaman ini juga dikenal kaya akan vitamin C, A, serta senyawa capsaicin yang bermanfaat bagi kesehatan dan memiliki daya adaptasi baik di daerah dataran rendah seperti wilayah Dumai.

Pengelolaan lahan dilakukan secara intensif dan terencana. Tanah diolah dengan baik, ditambah pupuk organik dan kandang untuk menjamin kesuburan, serta dibuat sistem drainase agar tidak tergenang air yang bisa memicu penyakit. Bibit yang digunakan adalah varietas unggul yang tahan hama dan penyakit, serta berpotensi menghasilkan buah banyak dan berkualitas. Jarak tanam diatur rapi agar setiap tanaman mendapat sinar matahari cukup, nutrisi optimal, dan memudahkan perawatan.

Hingga saat ini, pertumbuhan tanaman terlihat sangat baik. Batang tumbuh kokoh, daun hijau segar, dan belum terlihat tanda-tanda serangan hama maupun penyakit. Kelompok tani rutin melakukan penyiraman, pemupukan, pembersihan gulma, serta pemantauan ketat agar tanaman tetap sehat hingga masa panen. Biasanya cabe rawit mulai berbuah dalam usia 2–3 bulan setelah tanam dan bisa dipanen berkali-kali selama beberapa bulan jika dirawat dengan benar.

Ketua Kelompok Tani Nurkafid menyampaikan bahwa lahan seluas ini dimanfaatkan sepenuhnya untuk meningkatkan hasil produksi. “Cabe rawit adalah komoditas yang tidak pernah sepi pembeli. Dengan lahan luas dan pengelolaan tepat, kami yakin hasil panen nanti akan melimpah, bermutu tinggi, dan memberikan keuntungan besar bagi seluruh anggota. Selain itu, kami juga berkontribusi menjaga ketersediaan pasokan kebutuhan pokok masyarakat,” ujarnya.

Kegiatan ini sejalan dengan program pemerintah untuk memperbanyak ragam komoditas pertanian dan memanfaatkan lahan kosong menjadi lahan produktif. Hasil panen nanti tidak hanya akan disalurkan ke pasar tradisional di sekitar Dumai, tetapi juga berpotensi dikirim ke daerah lain mengingat kualitasnya yang terjaga.

Pengurus dan anggota kelompok berkomitmen terus menjaga kualitas budidaya, menerapkan teknologi pertanian yang baik, dan mengikuti pelatihan agar semakin mahir. Diharapkan usaha ini dapat meningkatkan pendapatan petani, membuka peluang kerja, serta memperkuat ketahanan pangan dan ekonomi masyarakat Kelurahan Teluk Makmur dan sekitarnya.

Berita Lainnya

Index