WONOGIRI, PAB – Ketika air bersih menjadi kebutuhan yang sangat berarti bagi kehidupan sehari-hari, kepedulian dan gotong royong menjadi harapan bagi masyarakat. Hal itulah yang terlihat di Dusun Sumberkukun, Desa Genukharjo, Kecamatan Wuryantoro, Kabupaten Wonogiri, saat bantuan air bersih disalurkan kepada warga melalui kolaborasi Sekolah Tinggi Agama Islam Mulia Astuti (STAIMAS) Wonogiri bersama Kodim 0728/Wonogiri. Jumat (2/10/2026).
Kedatangan bantuan air bersih tersebut disambut antusias oleh masyarakat. Air yang disalurkan bukan sekadar memenuhi kebutuhan sehari-hari, tetapi juga menjadi wujud kepedulian berbagai pihak terhadap kondisi masyarakat di wilayah tersebut.
Kegiatan sosial ini dihadiri langsung oleh Dandim 0728/Wonogiri Letkol Inf Rodricho Ivan Pattihahuan, Wakil Ketua Bidang Kemahasiswaan STAIMAS Wonogiri Sugianto, jajaran BEM STAIMAS Wonogiri, serta Kepala Desa Genukharjo Karsidik.
Kolaborasi antara TNI dan kalangan mahasiswa tersebut menjadi gambaran nyata bahwa kepedulian terhadap masyarakat dapat diwujudkan melalui kerja bersama. Mahasiswa tidak hanya hadir sebagai insan akademis, tetapi juga turun langsung menjadi bagian dari solusi atas persoalan yang dihadapi masyarakat.
Di tengah kegiatan, suasana kebersamaan begitu terasa. Warga menerima bantuan dengan penuh rasa syukur, sementara para mahasiswa bersama personel Kodim 0728/Wonogiri turut membantu proses penyaluran air bersih.
Dandim 0728/Wonogiri Letkol Inf Rodricho Ivan Pattihahuan mengatakan, bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian dan kehadiran TNI di tengah masyarakat.
“Air bersih merupakan kebutuhan dasar masyarakat. Melalui kegiatan ini, kami ingin hadir dan membantu meringankan kebutuhan warga. Semoga bantuan yang diberikan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat Dusun Sumberkukun,” ujarnya.
Sementara itu, Wakil Ketua Bidang Kemahasiswaan STAIMAS Wonogiri Sugianto menegaskan bahwa kegiatan sosial tersebut menjadi bagian dari upaya mahasiswa untuk mengimplementasikan nilai kepedulian dan pengabdian kepada masyarakat.
“Mahasiswa tidak cukup hanya belajar di ruang kelas. Mereka juga harus mampu melihat kondisi masyarakat dan hadir memberikan manfaat. Kegiatan ini menjadi pengalaman sekaligus pembelajaran berharga bagi mahasiswa STAIMAS Wonogiri,” ungkapnya.
Kepala Desa Genukharjo Karsidik menyampaikan apresiasi kepada STAIMAS Wonogiri dan Kodim 0728/Wonogiri yang telah memberikan perhatian kepada masyarakat Dusun Sumberkukun.
“Atas nama pemerintah desa dan masyarakat Genukharjo, kami mengucapkan terima kasih. Bantuan air bersih ini sangat berarti bagi warga dan menunjukkan bahwa masyarakat tidak berjalan sendiri ketika menghadapi kebutuhan seperti ini,” katanya.
Kegiatan tersebut juga memperlihatkan kuatnya sinergi antara TNI, perguruan tinggi, mahasiswa, pemerintah desa, dan masyarakat. Sebuah kolaborasi yang tidak hanya menghadirkan bantuan, tetapi juga menumbuhkan rasa kebersamaan dan kepedulian.
Bagi warga Sumberkukun, air yang datang hari itu membawa lebih dari sekadar air. Ia membawa kepedulian, harapan, dan pesan bahwa di tengah berbagai keterbatasan, masih ada tangan-tangan yang bersedia hadir dan membantu.
Melalui kegiatan ini, STAIMAS Wonogiri dan Kodim 0728/Wonogiri berharap semangat gotong royong serta kepedulian terhadap sesama dapat terus tumbuh dan menjadi kekuatan dalam membantu masyarakat yang membutuhkan.

