JAKARTA, PAB –
Direktur Jenderal Imigrasi, Hendarsam Marantoko, S.H., M.H., secara resmi mengeluarkan instruksi strategis yang dirumuskan dalam "Perintah Harian Direktur Jenderal Imigrasi". Dokumen ini menjadi pedoman fundamental bagi seluruh jajaran di bawah naungan Direktorat Jenderal Imigrasi, Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, untuk memperkuat kinerja organisasi di tengah tuntutan publik yang semakin dinamis 01/05/2026.
Instruksi ini mengusung visi besar "Imigrasi untuk Rakyat", sebuah komitmen untuk menempatkan kepentingan masyarakat sebagai poros utama dalam setiap kebijakan dan tindakan operasional keimigrasian.
Empat Pilar Utama Perintah Harian
Dalam maklumat tersebut, Hendarsam menekankan empat poin krusial yang harus diimplementasikan oleh seluruh pegawai imigrasi di seluruh Indonesia:
Penguatan Integritas dan Profesionalisme
Setiap personel diinstruksikan untuk menjunjung tinggi nilai-nilai integritas serta profesionalisme kerja demi menjaga dan meningkatkan nama baik institusi di mata masyarakat.
Transformasi Pelayanan Publik Berbasis Digital
Direktorat Jenderal Imigrasi menargetkan peningkatan kualitas layanan yang tidak hanya cepat dan tepat, tetapi juga transparan. Hal ini akan dicapai melalui optimalisasi sistem digitalisasi pelayanan publik.
Sinergi Penegakan Hukum yang Berkeadilan
Fungsi pengawasan keimigrasian akan diperketat melalui penegakan hukum yang tegas dan adil. Hendarsam menekankan pentingnya kolaborasi lintas instansi untuk memastikan keamanan kedaulatan negara tetap terjaga.
Akselerasi Kompetensi dan Inovasi
Seluruh jajaran didorong untuk terus mengembangkan kapasitas diri dan menciptakan inovasi kerja guna menghadapi tantangan global yang semakin kompleks.
Komitmen "Imigrasi untuk Rakyat"
Melalui pesan penutupnya, Hendarsam Marantoko memberikan motivasi kepada seluruh jajaran untuk menjalankan tugas dengan penuh dedikasi.
"Selamat bertugas, semoga Tuhan Yang Maha Kuasa senantiasa meridhoi setiap langkah pengabdian kita. Imigrasi untuk Rakyat," tulisnya dalam kutipan resmi tersebut.

