Pasir Pangaraian, PAB –
Proyek peningkatan Jalan Lubuk Bendahara Timur, Desa Lubuk Betung, Kecamatan Ujung Batu, Kabupaten Rokan Hulu senilai sekitar Rp1,7 miliar yang dikerjakan PT Bina Pembangunan Adi Jaya diduga melakukan uji laboratorium mutu material Base A secara mandiri tanpa melibatkan laboratorium independen maupun laboratorium pemerintah.
Dugaan itu menguat setelah PPK proyek, Rendy Fadly, mengonfirmasi hal tersebut saat ditemui di ruang pertemuan Kabid Bina Marga Dinas PUPR Rohul, Selasa (21/4/2026).
"Untuk uji lab Base A itu dilakukan di tempat rekanan (kontraktor pelaksana) sendiri. Kita (Dinas PUPR) menyaksikan uji lab tersebut," ujar Rendy.
Selain itu, berdasarkan pantauan di lapangan, saat ini pihak rekanan tengah menghampar material Urugan Pilihan (Urpil) untuk bahu jalan. Material Urpil itu juga disebut tidak melalui uji laboratorium.
"Untuk Urpil dibeli di quarry dan nggak ada pakai uji lab. Ya, itu Urpil, Bang," tambah Rendy. Ia menyebut material diambil langsung dari lokasi penambangan tanah dan batuan.
Hingga berita ini diturunkan, Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUPR Rohul Resqi Rades, S.T. dan pihak PT Bina Pembangunan Adi Jaya yang diwakili Jimmy belum merespons konfirmasi wartawan.

