Orangtua Murid Mengeluh Wajib Bayar Tahfiz, SD Harapan Binjai Bakal Dilaporkan

Orangtua Murid Mengeluh Wajib Bayar Tahfiz, SD Harapan Binjai Bakal Dilaporkan

BINJAI,(PAB)----

Dugaan pungutan liar (Pungli) yang dilakukan oleh pihak sekolah SD Harapan Binjai dengan dalih untuk biaya pelajaran tambahan Tahfiz buat orangtua murid kewalahan.

Pungutan sebesar Rp 40.000 persiswa setiap bulan di SD Harapan Binjai menjadi bincangan para orangtua murid.

Ditambah dengan kebijakan dari Yayasan dengan mewajibkan untuk membayar pelajaran tambahan tersebut.

"Saya baru dapat pesan melalui WhatsApp, dengan menuliskan "Assalamualaikum wrb ,, anak anak ustadz jangan lupa besok yang belum bayar uang tahfidz besok Bawak ya," sementara pelajaran tambahan tersebut pun banyak wali murid yang tidak setuju, tapi harus diwajibkan untuk membayar," ucap salah seorang wali murid dengan kesal, Senin (21/11).

Ket photo : kartu pembayaran Tahfiz, namun anehnya dibuat kartu pembayaran uang SPP

Masih katanya, biaya Tahfiz yang dibebankan terhadap orangtua siswa ini sangat tidak masuk akal, "dana BOS kan ada, kenapa itu tidak digunakan, pelajaran tambahan itukan termasuk operasional sekolah," janganlah mengambil keuntungan terhadap orangtua siswa, karena kami masuk kesekolah tersebut karena kurang mampu," katanya.

Sebelumnya, masih kata orangtua murid, sekolah SD Harapan Binjai ini dari dulu tidak pernah ada kutipan kutipan biaya, kok sekarang ditimbulkan kutipan dengan dalih biaya pelajaran tambahan, "jadi saya berharap kepada pihak penegak hukum untuk selidiki sekolah SD Harapan Binjai, dan kami juga selaku orangtua siswa bakal lapor ke pihak terkait, sebab kuat dugaan SD tersebut melakukan "PUNGLI", cetusnya.

Menanggapi hal itu, Ketua Umum Lembaga Masyarakat Pencari Keadilan dan Anti Korupsi (LMPK - AK) Andro Oki SH siap mendampingi orangtua siswa untuk memberi bantuan Hukum terkait dugaan pungli tersebut.

"Saya siap untuk mendampingi orangtua siswa untuk memberi bantuan Hukum, dan terkait dugaan pungutan tersebut saya sangat menyayangkan, entah itu melalui komite ataupun sebutannya, segala sesuatu yang menyangkut dengan biaya pendidikan tentunya sudah tertera di Dana BOS, diluar pada itu ya pungli," ungkapnya.(**)

Berita Lainnya

Index