Jakarta, (PAB)>>>
Ketua Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI Nurhayati Ali Assegaf menginginkan agar Indonesia tidak hanya menjadi pasar bagi derasnya produk asing yang masuk dari berbagai penjuru dunia.
"Sebagai wakil rakyat kami tidak ingin Indonesia hanya menjadi pasar untuk produk-produk negara-negara luar, tetapi kami juga ingin menjadi produsen," kata Nurhayati setelah menerima kunjungan Duta Besar Uni Eropa untuk RI Vincent Guerend yang dilakukan di Gedung DPR, Jakarta,kemarin.
Dia mengutarakan harapannya agar berbagai produksi yang dihasilkan Indonesia juga bisa diekspor ke negara-negara Uni Eropa sehingga memberikan kesejahteraan kepada masyarakat Indonesia.Demikian tulis LKBN Antara.
Dia mengungkapkan dalam pertemuan dengan Dubes UE tersebut juga membahas terkait dengan permasalahan minyak kelapa sawit Indonesia yang hingga saat ini dinilai sukar untuk menembus ke pasar Uni Eropa akibat beragam aturan yang diterapkan di sana.
"Sangat memprihatinkan, karena kelapa sawit merupakan salah satu penghasil devisa terbesar bagi Indonesia," katanya.
Hasil pertemuan itu juga menghasilkan kesepakatan untuk membentuk kelompok kerja sama bilateral antara Parlemen Uni Eropa dan RI.(rdt)
DPR Minta Indonesia Jangan Hanya Jadi Pasar
Redaksi
Selasa, 11 Oktober 2016 - 00:07:17 WIB
Pilihan Redaksi
IndexNelayan Muara Angke Adakan Ritual Nyadran
Kejaksaan Negeri Dumai Musnahkan Barang Bukti Perkara Tindak Pidana
Spirit Ilahi Meenakshi Thirukalyanam Membara Di Deli Serdang
Tulis Komentar
IndexBerita Lainnya
Index Ekonomi
Produk Warga Binaan Rutan Dumai kini hadir di Toko Oleh-Oleh Dumai
Kamis, 09 April 2026 - 18:14:40 Wib Ekonomi
Genap Satu Tahun, Bale by BTN Tumbuh Pesat dan Perkuat Ekosistem Digital BTN
Minggu, 29 Maret 2026 - 21:58:49 Wib Ekonomi
Sambut Tahun Kuda Api, BTN Bidik Bisnis Wealth Management Tumbuh 15% dan Lengkapi Layanan Consumer Banking
Rabu, 04 Maret 2026 - 18:09:40 Wib Ekonomi
Area Manager Comm, Rel, & CSR Kilang Pertamina Dumai Berganti dari Agus ke Muhammad Rum.
Jumat, 20 Februari 2026 - 09:47:29 Wib Ekonomi

