BINJAI, PAB | Seorang wanita bernama Lili Ayuni (48) korban laka lantas harus menelan rasa pahit karena oknum polisi unit laka lantas Polres Binjai diduga menolak laporan wanita tersebut dengan berbagai alasan.
Padahal ia sangat membutuhkan laporan polisi tersebut untuk kepentingan perobatan melalui jasaraharza serta menangkap pelaku penabrak dirinya yang tidak bertanggung jawab.
Tepat pada hari Sabtu tanggal 29 Agustus 2026, Korban bersama keluarga mendatangi Polres Binjai unit Laka Lantas Untuk membuat laporan Polisi.
Dengan keadaan masih sakit, korban tetap nekat untuk membuat laporan polisi karena pihak terduga pelaku penabrak sudah tidak bertanggungjawab.
Namun sayangnya, saat di kantor laka lantas, Seorang oknum polisi berpakaian preman menolak dengan berbagai macam alasan.
" Maaf Bu, semalam kan sudah kordinasi sama polisi yang piket, jadi sama dia saja buat laporannya, bukan sama saya, dia piket hari Senin, coba kordinasi lagi sama polisi yang piket semalam namanya Andre,' kata oknum polisi yang belum diketahui namanya, Sabtu (29/08/26).
Selanjutnya, pihak keluarga korban mencoba menghubungi oknum polisi yang bernama Andre, tapi ia justru mengatakan
" datang saja ke kantor, ada yang piket disitu, buat saja laporannya karena semalam saya yang piket, cuma tidak ada yang datang, jadi langsung saja ke kantor untuk membuat laporan,' ucap Andre melalui selulernya.
Mendengar hal tersebut, pihak korban kembali lagi ke kantor Laka Lantas Polres Binjai dengan menenteng korban dalam keadaan sakit, tapi sayang nya disaat dikantor, pihak polisi yang piket justru tidak ada.
" Siapa yang tidak kecewa dengan kinerja polisi bang, saya disini mau buat laporan agar saya bisa berobat dengan jasaraharja, serta sipelaku penabrak agar ditangkap, kenapa saya seperti di bola bolain, apa karena saya janda miskin yang tidak punya uang maka sikap mereka seperti itu," cetus Lili dengan sedih.
Harus kemana lagi saya mengaduh keadilan, saya korban tabrak lari, pelaku tidak bertanggungjawab, mau berobat tidak ada duit, Tolong saya pak Kapolres, tindak oknum yang nakal, jangan citra polisi rusak gara gara satu oknum yang tidak beres,' ungkapnya.
Sementara itu, Kapolres Binjai AKBP Bimo Setiawan saat dikonfirmasi melalui pesan singkat WhatsApp bungkam tidak ada memberi jawaban hingga berita ini ditayangkan.

