Tidak Tau Diri, Dikasih Pekerjaan Malah Bawak Kabur Sepedamotor

Tidak Tau Diri, Dikasih Pekerjaan Malah Bawak Kabur Sepedamotor

BINJAI, PAB  | Sudah ditolong dikasih pekerjaan, pria bernama Andre malah tega membawak kabur motor temannya.
Kejadian tersebut terjadi pada Sabtu (04/07/26) sekitar pukul 17.30 wib.

Seorang pria bernama Imam Mahmuddin Daulay bernasib malang, niat baik membantu teman bekerja di Dorsemer miliknya, justru sepeda motor Honda Scoopy BK 5079 RBR dibawak kabur dengan modus pinjam.

" Saya sudah lama kenal dengan dia pak, dia datang kerumah saya untuk kerja di Dorsemer saya, karena saya merasa kasihan, saya terimalah dia kerja, awalnya sih tidak ada rasa curiga, dia rajin kerja," kata Imam kepada wartawan, Minggu (19/07/26).

Masih kata Imam, hampir tiga bulan ia bekerja di Dorsemer miliknya, bahkan temannya tersebut tinggal di rumahnya.

" Tiga bulan dia sudah bekerja disini pak, saya sudah mengangap dia seperti Sudara sendiri, selesai ia bekerja, disore hari ia meminjam motor saya katanya mau beli nasi, karena saya tidak ada rasa curiga, saya kasih motor saya," ucapnya.

Setelah itu, lanjut Imam, sudah kurang lebih dua jam temannya tersebut pun tak kunjung kembali, dicoba berulang kali di hubungi melalui telepon, tidak diangkat, dan tak lama hp temannya tersebut pun tidak aktif.

Pada saat itu, imam belum ada berfikir yang aneh aneh, mungkin menurut imam, temannya tersebut pergi nongkrong.

" Awalnya saya tidak ada rasa curiga pak, soalnya dia sering juga pakai motor saya, tapi kali ini dia sudah dua Minggu tak ada pulang," terang imam.

Masih kata Imam, dalam tiga hari ni apabila temannya tak kunjung kembali, dirinya akan membuat laporan ke polisi.

" Saya masih nunggu etika baik dari teman saya bg, tiga hari ini dia tidak kembalikan sepeda motor saya, saya akan membuat laporan ke polisi," ungkapnya.

Sementara itu, pihak depcolektor terus meneror Imam sebagai pemilik sepeda motor tersebut, parahnya kata Imam, pihak depcolektor mengintimidasi dirinya untuk mentandatangani surat yang sudah dibuat oleh petugas depcolektor.

" Saya diteror kolektor BCA finance bang, bahkan saya dipaksa untuk menandatangani surat yang mereka buat, saya tidak tau apa isi surat itu, merasa saya ditekan, akhirnya saya tandatangan bang," ujarnya.

Berita Lainnya

Index