DUMAI, PAB–
Lembaga Amil Zakat Madani Human Care (LAZ MHC) Dumai resmi diperkuat oleh kepemimpinan baru, Febri Chairul Anwar, S.E, yang telah menjabat sejak 31 Januari 2026. Kedatangan direktur baru ini semakin memperkuat langkah lembaga setelah berhasil meraih Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari hasil audit laporan keuangan tahun 2025.
Dalam konfirmasi kepada jurnalis pada Rabu (18/03/2026) di Kantor MHC Dumai Jl. Bukit Datuk Gg. Murni, Febri Chairul Anwar menyampaikan komitmennya untuk membawa semangat baru dalam pengelolaan dana umat. “Alhamdulillah, capaian WTP tahun lalu menjadi dasar yang kuat bagi kami untuk melangkah lebih maju. Kami akan fokus memperluas dampak program sosial dan pemberdayaan masyarakat sesuai prinsip syariah yang telah menjadi landasan kami,” ujarnya.
Opini WTP yang diraih tahun 2025 menjadi bukti transparansi dan akuntabilitas LAZ MHC Dumai dalam mengelola zakat, infak, sedekah, dan dana sosial lainnya. Sepanjang tahun tersebut, lembaga ini telah menyalurkan total dana sebesar Rp 3.702.881.350 yang menjangkau 13.585 penerima manfaat di bidang sosial, pendidikan, kemanusiaan, dan pemberdayaan ekonomi.
Di bawah kepemimpinan Febri, LAZ MHC Dumai juga mengoptimalkan penghimpunan dan penyaluran dana pada momentum Ramadhan 2026. Hingga saat ini, penghimpunan dana Ramadhan telah mencapai Rp 844.863.671, yang telah disalurkan kepada sekitar 2.185 penerima manfaat melalui kegiatan berbagi iftar, santunan yatim, bantuan dhuafa, serta program kemanusiaan lainnya.
“Kami tidak hanya fokus pada momentum tertentu, tetapi juga menjalankan program secara konsisten sepanjang tahun. Dengan dukungan masyarakat dan kepemimpinan yang baru, kami optimis dapat meningkatkan kualitas layanan dan menjangkau lebih banyak orang yang membutuhkan di Kota Dumai dan sekitarnya,” tambah Febri.
LAZ MHC Dumai adalah lembaga filantropi Islam yang mengelola dana ZISWAF secara amanah dan profesional. Lembaga ini juga mengajak masyarakat untuk menyalurkan kontribusi mereka melalui lembaga resmi yang telah teruji kepercayaannya.

