BINJAI PAB | Kapolda Sumut Irjen Pol. Whisnu Hermawan F., S.I.K., M.H. diminta untuk mencopot Iptu Benjamin Silaban dari jabatannya Kanit Pidum Polres Binjai terkait bungkam saat dikonfirmasi laporan kasus pengancaman yang terjadi di Desa Telaga Dengan Nomor Laporan LP/B/9/I/2026/SPKT POLRES BINJAI/POLDA SUMATERA UTARA.
Kanit Pidum Polres Binjai diduga terkesan sengaja membiarkan konfirmasi dari wartawan kuat dugaan Kanit Pidum Polres Binjai Iptu Benjamin Silaban Alergi Terhadap awak media.
Bahkan bukan sekali ini terjadi, kerap sering terjadi konfirmasi dari wartawan diabaikan, padahal konfirmasi itu sangat penting untuk dalam pemberitaan.
Seperti dalam kasus Pengancaman saat ini terjadi, terduga pelaku hingga saat ini masih berkeliaran, SP2HP sudah dikeluarkan oleh pihak penyidik namun masih dalam status pemanggilan terhadap terduga pelaku.
Ada sekitar 5 terlapor dipanggil oleh pihak penyidik dan dilakukan pemeriksaan, namun anehnya hasil dari pemeriksaan hingga saat ini belum ada tanda-tanda ditetapkan sebagai tersangka.
Sementara itu, beredar isu pelaku berinisial JOY diketahui sedang mengikuti tes Bintara Polisi di Jakarta dan hingga saat ini belum ada pemanggilan terhadap terlapor JOY.
" Kemarin ada sekitar 5 orang dipanggil ke polres Binjai untuk diperiksa tapi yang satu lagi si JOY tidak ada dipanggil, karena dia Lagi di jakarta tes Bintara Polisi, kenapa tidak dipanggil ada apa?? ucap korban kepada wartawan, Kamis (05/03/26).
Menurut korban, kasus pengancaman terhadap dirinya ini seperti jalan ditempat, hampir tiga bulan berlalu perkara ini belum ada para terlapor ditetapkan sebagai tersangka, korban histeris dan mengungkapkan "harus kemana lagi masyarakat mengadu".
" Hampir tiga bulan perkara ini di polres Binjai belum ada titik terang bang, jadi kemana lagi kami masyarakat miskin ini untuk mengadu, apa lantaran saya tidak punya uang ya makanya laporan saya mandek ditempat, dalam waktu dekat ini kalau laporan seya tidak ada titik terang, bagus saya akan melaporkan penyidik dan kanit Pidum ke Propam Polda Sumut, terkait laporan saya," ungkapnya.