Labura, PAB ---
Sudah puluhan hari warga Desa Sei Tampang Kecamatan Bilah Hilir Kabupaten Labuhan Batu melakukan aksi Protes terhadap aktivitas kendaraan berat khususnya truk yang bermuatan melebihi tonase melintasi Jalan Negeri Lama Tanjung Sari, akses masuk ke Perusahaan PT. HSJ, Rabu (11/2/2026).
Namun, bukannya mendapat apresiasi Pemerintah Daerah, justru terjadi pembiaran dan bahkan ada dukungan oknum Polisi dan oknum TNI yang terus berlanjut terhadap aktivitas keluar masuk truk muatan berat ke jalan yang sudah rusak parah tersebut.
Padahal, warga secara khusus menyampaikan sikap keberatan dengan melakukan aksi Protes dipersimpangan jalan menuju lokasi PT.HSJ tersebut.
Selain menganggu ketentraman warga akibat dampak abu jalan yang sangat tebal, plang larangan melebihi tonase 80 ton sudah terpampang di simpang jalan Negeri lama yang mengacu pada Perda No.7 Tahun 2024 Labuhan Batu tak juga digubris.
Akhirnya, apa yang dikuatirkan warga terjadi juga, satu unit truk bermuatan pasir terperosok kejalan akibat struktur tanah jalan yang kian parah dan diduga muatan truk yang berlebihan menjatuhkan truk tersebut hingga terperosok mengakibatkan tanah jalan menjadi terbelah dan berlubang.
Hingga berita ini tayang, belum ada keterangan resmi dinas terkait atas peristiwa terperosoknya truk tersebut.