DUMAI, PAB–
Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Riau, Raja Isyam Azwar, secara resmi melepas keberangkatan rombongan wartawan PWI Riau dari pool bus Fajar Riau Wisata Jl. Soekarno-Hatta Pekanbaru, Jumat (6/2/2026), guna menghadiri peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2026 di Kota Serang, Provinsi Banten.
Sebanyak 110 peserta yang terdiri dari pengurus PWI Provinsi Riau serta perwakilan PWI kabupaten/kota se-Riau diberangkatkan menggunakan dua unit bus dari Pekanbaru. Rombongan tersebut termasuk delegasi PWI Kota Dumai yang turut ambil bagian dalam agenda nasional insan pers tersebut.
Raja Isyam Azwar menyampaikan bahwa keikutsertaan PWI Riau dalam perhelatan HPN merupakan bentuk komitmen insan pers di Riau untuk terus memperkuat profesionalisme, soliditas, serta peran strategis pers dalam mendukung pembangunan daerah maupun nasional.
“HPN bukan sekadar agenda seremonial, tetapi momentum penting bagi wartawan untuk memperkuat silaturahmi, meningkatkan kapasitas, serta menyatukan visi pers yang profesional dan beretika,” ujar Raja Isyam Azwar.
Ia juga mengingatkan seluruh peserta agar senantiasa menjaga kekompakan, nama baik organisasi, serta mematuhi aturan selama perjalanan maupun selama mengikuti rangkaian kegiatan HPN di Serang.
“Mari kita bergembira selama mengikuti kegiatan di Banten. Tetap menjaga kesehatan dan kekompakan,” imbaunya.
Sementara itu, Ketua PWI Kota Dumai, Bambang Prayetno, menyampaikan apresiasi atas keberangkatan delegasi PWI Dumai dalam agenda nasional tersebut. Menurutnya, keikutsertaan ini menjadi kesempatan penting bagi wartawan Dumai untuk menambah wawasan, memperluas jejaring, serta memperkuat peran pers daerah.
“Kami berharap delegasi PWI Dumai dapat mengikuti seluruh rangkaian kegiatan HPN 2026 dengan baik, menyerap berbagai ilmu dan pengalaman, serta membawa pulang semangat baru untuk meningkatkan kualitas jurnalistik di Kota Dumai,” ujar Bambang.
“Semoga keikutsertaan ini semakin memperkokoh soliditas PWI Dumai dan PWI Riau, serta mempertegas peran pers sebagai pilar demokrasi yang kritis, konstruktif, dan berintegritas.