DUMAI, PAB–
Pada hari Kamis (22/01/2026), kawasan Jalan Kesehatan, Kelurahan Teluk Binjai, Kecamatan Dumai Timur, menjadi lokasi kegiatan peninjauan progres pembangunan Gedung Koperasi Merah Putih (KKMP) Teluk Binjai. Acara yang diadakan untuk mengevaluasi perkembangan fisik dan persiapan operasional gedung tersebut dihadiri oleh berbagai unsur penting
Hadir secara langsung dalam kegiatan tersebut adalah Komandan Kodim 0320 Dumai, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Dumai, Asisten II Bidang Pemerintah dan Kesejahteraan Rakyat Kota Dumai, Camat Dumai Timur, Lurah Teluk Binjai, serta seluruh pengurus Koperasi Merah Putih Teluk Binjai yang terdiri dari Ketua Rita Ridayati, Wakil Ketua Bidang UMKM Ninta Mesliana, Wakil Ketua Bidang Keanggotaan Hamdi Nasri, Sekretaris M Sadewa Rafie Aldiza, SH, dan Bendahara Alis Saprijon. Jajaran pemerintah kecamatan, kelurahan, serta perwakilan pelaku UMKM lokal juga turut menyaksikan kegiatan peninjauan ini.
Dalam sambutannya yang penuh semangat, Sekda Kota Dumai menyampaikan bahwa pembangunan Gedung Koperasi Merah Putih merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas ekonomi masyarakat daerah. "Kita berharap dengan segenap hati bahwa pembangunan gedung ini dapat diselesaikan dalam waktu dekat, tepatnya sebelum musim puasa tiba. Dengan demikian, gedung ini dapat segera beroperasi dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat setempat," ujarnya.
Sekda menambahkan bahwa peran gedung tidak hanya sebatas sebagai tempat usaha, namun juga sebagai sarana untuk memberdayakan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kelurahan Teluk Binjai dan sekitarnya.
"Selain membantu perkembangan bisnis lokal, kami juga berharap keberadaan koperasi ini dapat berkontribusi dalam menciptakan lapangan kerja bagi anak-anak muda lokal, sehingga mengurangi angka pengangguran di wilayah kita," jelasnya. Ia juga mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama berdoa agar proses pembangunan berjalan lancar tanpa hambatan atau kendala yang signifikan.
Komandan Kodim 0320 Dumai yang juga turut memimpin peninjauan tersebut menjelaskan tentang target pembangunan Gedung Merah Putih secara nasional dan perkembangannya di wilayah Dumai. Menurutnya, secara keseluruhan terdapat 36 titik target pembangunan Gedung Merah Putih yang menjadi tanggung jawab Kodim 0320 Dumai, dengan 12 titik di antaranya telah memasuki tahap pelaksanaan konstruksi.
"Kami telah menetapkan target penyelesaian sekitar 20% dari total pekerjaan pada bulan Maret tahun ini, dan berkomitmen untuk terus bekerja keras agar seluruh pembangunan dapat diselesaikan secara serentak hingga 100% sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan oleh Presiden Republik Indonesia," ujar Komandan Kodim dengan tegas.
Ia juga mengakui bahwa di lapangan terdapat beberapa kendala yang dihadapi, terutama terkait dengan ketersediaan bahan bangunan dan kelancaran distribusinya. Namun demikian, pihaknya bersama dengan kontraktor dan pemerintah daerah sedang berupaya keras untuk mengatasi kendala tersebut dengan cara yang baik, benar, dan sesuai dengan peraturan yang berlaku. "Kualitas pembangunan tetap menjadi prioritas utama kita, sehingga gedung yang dibangun dapat bertahan lama dan memberikan manfaat yang optimal," tambahnya.
Rita Ridayati selaku Ketua Koperasi Merah Putih Teluk Binjai dalam kesempatan tersebut menyampaikan apresiasi yang mendalam kepada semua pihak yang telah berkontribusi dalam pembangunan gedung ini. Menurutnya, progres pembangunan yang telah dicapai hingga saat ini menunjukkan perkembangan yang luar biasa dan melebihi harapan.
"Kami sebagai pengurus koperasi telah melakukan pengawasan secara berkala terhadap proses pembangunan. Dengan adanya gedung yang modern dan lengkap fasilitasnya ini, kami berencana akan menempatkan gerai koperasi yang akan menjadi wadah bagi para pelaku UMKM di wilayah Teluk Binjai," jelasnya.
Rita menambahkan bahwa gerai tersebut akan fokus untuk membantu usahapengurus koperasi telah melakukan pengawasan secara berkala terhadap proses pembangunan. Dengan adanya gedung yang modern dan lengkap fasilitasnya ini, kami berencana akan menempatkan gerai koperasi yang akan menjadi wadah bagi para pelaku UMKM di wilayah Teluk Binjai," jelasnya. Rita menambahkan bahwa gerai tersebut akan fokus untuk membantu usaha kecil seperti penjualan kebutuhan pokok masyarakat, antara lain beras, telur, minyak goreng, serta produk-produk lokal lainnya yang dibuat oleh pelaku UMKM setempat.
"Kami juga ingin mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Presiden Republik Indonesia atas terwujudnya program Koperasi Merah Putih yang sangat bermanfaat ini. Program ini bukan hanya memberikan fasilitas fisik, namun juga membuka peluang emas bagi masyarakat untuk meningkatkan taraf hidupnya melalui usaha yang dikelola secara bersama," ucapnya penuh rasa syukur.
Ales Saprijon selaku Bendahara Koperasi Merah Putih Teluk Binjai juga menyampaikan pandangannya terkait dengan pengelolaan koperasi merah putih ini membantu untuk UMKM dan pedagang serta dapat menjual persediaan yang murah seperti telur,minyak dan beras serta persediaan lainya dan juga setelah gerai ini selesai akan membantu pemasukan UMKM daerah teluk Binjai ini juga menciptakan lapangan tenaga kerja setelah gedung selesai beroperasi. Menurutnya, sebagai bagian dari pengurus yang bertanggung jawab atas keuangan, ia akan memastikan bahwa setiap rupiah dana yang digunakan dikelola dengan cara yang transparan, akuntabel, dan profesional.
"Kami menyadari bahwa program ini dibiayai dari dana Agrinas dan Pemerintah Pusat yang merupakan hasil jerih payah seluruh rakyat Indonesia. Oleh karena itu, kami berkomitmen untuk mengelola keuangan koperasi dengan sebaik-baiknya," ujar Ales.
Ia menjelaskan bahwa pihaknya telah menyusun sistem pengelolaan keuangan yang terstruktur, mulai dari pencatatan transaksi, pelaporan keuangan secara berkala, hingga pengawasan internal yang ketat. "Selain itu, kami juga akan bekerja sama dengan pihak pemerintah dan auditor independen untuk melakukan pemeriksaan secara berkala, sehingga setiap aktivitas keuangan koperasi tetap berada pada jalur yang benar dan sesuai dengan tujuan pembentukan koperasi ini," tambahnya.
Ales juga menyampaikan bahwa sebagian dari keuntungan yang diperoleh dari operasional koperasi akan digunakan untuk pengembangan usaha, pemeliharaan gedung, serta program-program pemberdayaan anggota dan masyarakat sekitar.
"Kami ingin koperasi ini benar-benar menjadi milik bersama dan memberikan manfaat yang merata bagi seluruh anggota dan masyarakat," jelasnya.
Diketahui bahwa program pembangunan Gedung Koperasi Merah Putih ini merupakan bagian dari program nasional yang dibiayai dari sumber dana Agrinas (Dana Pengembangan Agraris Nasional) dan anggaran Pemerintah Pusat. Tujuan utama dari program ini adalah untuk memperkuat peran koperasi sebagai motor penggerak ekonomi rakyat, meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pemberdayaan ekonomi lokal, serta mengurangi kesenjangan ekonomi antarwilayah.
Kegiatan peninjauan progres pembangunan ini diakhiri dengan pemaparan detail mengenai tahapan selanjutnya dari pembangunan dan persiapan peluncuran operasional koperasi yang akan dilakukan dalam waktu dekat.
Semua pihak yang hadir menyampaikan komitmen untuk terus mendukung keberhasilan program ini agar dapat memberikan manfaat yang maksimal bagi masyarakat Kota Dumai, khususnya di Kelurahan Teluk Binjai.