MEDAN, PAB – Perayaan Pesta Pelindung Gereja Katolik Stasi Santa Theresia Lisieux Perumnas Simalingkar, Medan, berlangsung khidmat dan penuh suka cita, Minggu (11/10/2026).
Perayaan yang diikuti sekitar 500 umat tersebut mengusung tema "Berjalan Bersama dan Saling Melengkapi dalam Kasih untuk Membangun Rumah Tuhan".
Perayaan Ekaristi menjadi rangkaian utama Pesta Pelindung yang dipimpin Pastor Lucio Adrianus Engkar, OFMConv., didampingi Ketua Panitia Marison Damanik, Ketua I Dewan Pastoral Paroki (DPP) St. Fransiskus Assisi Padang Bulan dr. John Peter Roy Kaban, serta jajaran pengurus DPP, DPS dan DPL.
Dalam sambutannya, Ketua I DPP St. Fransiskus Assisi Padang Bulan, dr. John Peter Roy Kaban, menyampaikan optimisme pembangunan aula Stasi dapat tercapai melalui kebersamaan dan gotong royong umat.
"Kami yakin dengan kebersamaan dan kegotong-royongan kita bersama, berdonasi untuk pembangunan aula pasti akan tercapai," ujarnya.
Senada, Pastor Lucio Adrianus Engkar, OFMConv, mengatakan hal-hal sederhana yang dilakukan bersama untuk satu tujuan besar akan membawa hasil.
"Kita semua bisa melakukan hal-hal yang sederhana untuk satu tujuan yang besar, sehingga kita semua dapat jalan bersama untuk mencapai tujuan bersama dalam penggalangan dana untuk mewujudkan pembangunan aula," katanya.
Ia juga mendoakan umat yang telah hadir dan memberikan dukungan untuk pembangunan aula yang diperuntukkan bagi kepentingan umat.
Melalui tema tersebut, umat diajak untuk bekerja sama dan bergotong-royong berdonasi agar pembangunan aula dapat terwujud. Pembangunan aula ini merupakan dari umat dan untuk umat dalam membangun Rumah Tuhan.
Perayaan Pesta Pelindung ini bukan sekadar agenda tahunan, melainkan momentum penting untuk mempererat persaudaraan. Kerja sama panitia dan partisipasi seluruh umat Stasi Santa Theresia Lisieux menjadi bukti nyata persaudaraan sejati.
Setelah Perayaan Ekaristi, kegiatan dilanjutkan dengan ramah tamah, pemotongan kue sebagai ungkapan syukur, serta pertunjukan seni dan budaya yang ditampilkan umat dari berbagai lingkungan dan kelompok doa.
Suasana kebersamaan semakin terasa ketika umat dari berbagai latar belakang berkumpul dan mengambil bagian dalam rangkaian acara.
Pada kesempatan tersebut juga dilaksanakan penggalangan dana untuk pembangunan dan renovasi gedung aula Stasi Santa Theresia Lisieux Perumnas Simalingkar Medan.

