Bawa Visi "Nyaman, Aman, Damai, Mandiri, Transparan dan Inovatif Serta 5 Misi Prioritas
ROKAN HULU, PAB– Suasana politik Desa Sukadamai, Kecamatan Ujung Batu, Kabupaten Rokan Hulu, mulai memanas menjelang Pilkades. Salah satu nama yang kembali mencuat adalah Afrizal. Dengan mengusung tagline "Salam 2 Periode", Afrizal menyatakan kesiapannya untuk kembali mengabdi dan memimpin Desa Sukadamai, Rabu (9/9/2026).
Keputusan Afrizal untuk maju kembali bukan tanpa alasan. Selama masa kepemimpinan sebelumnya, ia menilai masih banyak program dan pekerjaan rumah yang harus dituntaskan demi kemajuan desa. Oleh karena itu, ia hadir dengan semangat baru dan komitmen yang lebih kuat.
“Kami ingin melanjutkan apa yang sudah kita mulai bersama. Masih banyak amanah masyarakat yang harus kita tuntaskan. Karena itu saya maju lagi, dengan visi dan misi yang lebih terarah untuk Desa Sukadamai,” ujar Afrizal, Rabu 9/9/2026.
Visi dan 5 Misi Prioritas
Afrizal membawa visi besar: "Mewujudkan Desa Sukadamai Yang Nyaman, Aman, Damai, Mandiri, Transparan dan Inovatif"
Visi ini lahir dari harapan agar Sukadamai tidak hanya berkembang dari sisi infrastruktur, tetapi juga dari sisi kesejahteraan, pelayanan, dan keterlibatan masyarakat. Desa yang nyaman berarti lingkungan yang tertib dan bersih. Desa yang aman dan damai berarti tidak ada konflik dan masyarakat hidup rukun. Sementara desa yang mandiri, transparan, dan inovatif adalah kunci agar Sukadamai bisa berdiri sendiri dan dipercaya oleh pemerintah maupun pihak luar.
Untuk menerjemahkan visi tersebut, Afrizal merumuskan 5 misi utama yang akan menjadi prioritas kerja jika kembali dipercaya masyarakat:
1. Mengutamakan kepentingan masyarakat. Segala kebijakan dan program harus berangkat dari kebutuhan warga. Mulai dari penyaluran bantuan sosial yang harus tepat sasaran, hingga pelayanan administrasi yang tidak membeda-bedakan.
2. Optimalisasi pelayanan masyarakat. Afrizal berkomitmen membangun sistem pelayanan yang cepat, tepat, mudah, dan ramah. Ia juga membawa semboyan *"Tiada Hari Tanpa Layanan Sigap"* sebagai bentuk keseriusannya dalam melayani warga. Kantor desa harus menjadi rumah bagi masyarakat untuk mengurus segala keperluan.
3. Melanjutkan pembangunan infrastruktur. Pembangunan jalan, jembatan, drainase, dan fasilitas umum lainnya akan terus dilanjutkan secara merata. Namun, pembangunan tidak akan berjalan sendiri. Setiap program akan diputuskan melalui skala prioritas dan hasil musyawarah di setiap wilayah, agar benar-benar sesuai kebutuhan warga.
4. Menghidupkan kembali semangat gotong royong dan musyawarah. Afrizal percaya, kekuatan desa ada pada kebersamaan. Ia ingin mengembalikan budaya saling bantu dan duduk bersama untuk mengambil keputusan. Dengan begitu, setiap kebijakan akan terasa milik bersama.
5. Menguatkan perekonomian desa. Afrizal melihat potensi besar Sukadamai ada di sektor UMKM, pertanian, dan perikanan. Ke depan, ia akan fokus mendorong pelatihan, permodalan, dan pemasaran bagi pelaku usaha kecil agar ekonomi warga semakin kuat dan mandiri.
Semua program tersebut dirangkum dalam satu motto: *"Melanjutkan Karya, Menuntaskan Amanah"*.
Bagi Afrizal, memimpin desa adalah tentang amanah. Amanah untuk bekerja, amanah untuk melayani, dan amanah untuk memajukan Sukadamai. Ia mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama mengawal pembangunan desa.
“Mari kita lanjutkan karya-karya baik yang sudah kita bangun. Mari kita tuntaskan amanah masyarakat. Bersama kita bisa buat Sukadamai lebih maju, lebih sejahtera, dan lebih bermartabat,” tutupnya.
Dengan visi, misi, dan semangat yang ia bawa, Afrizal berharap bisa kembali mendapatkan kepercayaan masyarakat Desa Sukadamai untuk memimpin satu periode lagi ke depan.