Gubernur Jateng: TMMD Turunkan Angka Kemiskinan dan Dorong Pertumbuhan Ekonomi

Kamis, 16 Juli 2026 | 00:50:57 WIB

SRAGEN, PAB – TNI Manunggal Membangun Desa TMMD Sengkuyung Tahap III Tahun 2026 resmi dibuka di Lapangan Desa Majenang, Kecamatan Sukodono, Kabupaten Sragen, Rabu 15/7/2026. Upacara dipimpin Kodim 0725/Sragen dan bertindak sebagai inspektur upacara Bupati Sragen H. Sigit Pamungkas, SIP, MA yang membacakan amanat Gubernur Jawa Tengah Komjen Pol Purn Drs. Ahmad Luthfi, SH, http://S.St., MK.

Dalam amanatnya, Gubernur menegaskan TMMD merupakan wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat melalui kolaborasi TNI, Pemerintah Daerah, dan masyarakat untuk mempercepat pembangunan desa.

“TNI Manunggal Membangun Desa merupakan wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat melalui kolaborasi yang erat antara TNI, Pemerintah Daerah, dan seluruh elemen masyarakat dalam mempercepat pembangunan desa. Selama 45 tahun, program ini telah menjadi bukti bahwa semangat gotong royong dan kesengkuyungan mampu menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Gubernur melalui Bupati Sragen.


Gubernur menyebut pada 2026 pelaksanaan TMMD didukung sinergi TNI AD, Pemprov Jateng, serta Pemkab/Pemkot dengan dukungan anggaran Pemprov Jateng sebesar Rp33,2 miliar.

“Program TMMD Reguler maupun TMMD Sengkuyung telah nyata berhasil membantu Pemerintah dan Pemerintah Daerah dalam mengakselerasi pembangunan di wilayah perdesaan, terisolir, terbelakang, perkotaan kumuh dan miskin melalui kegiatan fisik maupun nonfisik,” jelasnya.

Sasaran fisik diprioritaskan pada pembangunan infrastruktur dan sarana prasarana kebutuhan dasar masyarakat untuk meningkatkan aksesibilitas daerah terpencil dan mendukung perekonomian. Sementara sasaran nonfisik difokuskan pada peningkatan kesadaran berbangsa dan bernegara serta ketahanan wilayah melalui bidang kesehatan, pendidikan, dan bela negara.

Gubernur optimistis TMMD Reguler ke-129 dan Sengkuyung Tahap III 2026 akan berkontribusi nyata bagi pembangunan desa dan kelurahan, sekaligus mendukung target RKPD Provinsi Jawa Tengah 2026, yaitu menurunkan angka kemiskinan di angka 8,70% - 8,53% dan mendorong pertumbuhan ekonomi sebesar 5,00% - 6,00%.


Dandim 0725/Sragen Letkol Inf Dindin Rohidin, http://S.IP menjelaskan, TMMD di Desa Majenang dilaksanakan selama 30 hari, mulai 15 Juli s.d 13 Agustus 2026.

“Sasaran fisik yakni cor blok jalan sepanjang 400 x 3 x 0,12 m, Rehab RTLH 5 unit dan Jambanisasi 5 unit,” ujar Dandim.

Untuk sasaran nonfisik meliputi penyuluhan Wawasan Kebangsaan, KB-Kes, Stunting, Posyandu, penyakit tidak menular, Bin Kamtibmas dan bahaya narkoba, peternakan, perikanan, pertanian, perkebunan, serta pembinaan mental spiritual.

Usai upacara, kegiatan dilanjutkan dengan pemberian paket sembako kepada lansia dan warga prasejahtera. 

Terkini