DUMAI, PAB– Pantauan di lokasi Kantor KSOP Dumai, Jalan Yos Sudarso, Kelurahan Buluh Kasap, Kecamatan Dumai Timur, Kamis 18 Juni 2026, menunjukkan adanya pekerjaan perbaikan di lantai 2 yang diduga mengabaikan standar Keselamatan dan Kesehatan Kerja K3.
Terpantau 2 pekerja bangunan melakukan aktivitas perbaikan di lantai tingkat 2 tanpa menggunakan body harness atau alat pelindung jatuh lainnya. Tidak terlihat adanya teguran dari pengawasan Kantor KSOP agar pekerja menggunakan perlengkapan keselamatan tersebut.
Kondisi itu terekam lensa kamera wartawan saat Aliansi Mahasiswa dan Pemuda Untuk Keadilan Kota Dumai menggelar aksi penyampaian pendapat di muka umum di beberapa lokasi, termasuk di Kantor KSOP Dumai.
Kondisi kerja di ketinggian tanpa body harness jelas melanggar prinsip Keselamatan dan Kesehatan Kerja K3. K3 berfokus pada upaya menjamin keutuhan dan keselamatan tenaga kerja, serta mencegah kecelakaan kerja dan penyakit akibat kerja melalui lingkungan dan prosedur yang aman.
Tujuan utama K3 adalah melindungi pekerja dari cedera, penyakit akibat kerja PAK, dan kematian saat bekerja. Aturan K3 di Indonesia secara resmi diatur pemerintah melalui Undang-Undang No. 1 Tahun 1970 tentang Keselamatan Kerja dan Peraturan Pemerintah PP No. 50 Tahun 2012 tentang Penerapan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja.
Pekerjaan di ketinggian termasuk area risiko tinggi yang wajib dilengkapi alat pelindung diri APD lengkap, termasuk body harness, jaring pengaman, dan pengawasan langsung petugas K3.
Kantor KSOP sebagai instansi pemerintah yang berwenang di bidang pelayaran seharusnya menjadi prioritas dalam penerapan aspek keselamatan kerja di lingkungannya.
Terlihat dan terkesannya pengabaian keselamatan pekerja di area Kantor KSOP menimbulkan sorotan publik, terutama saat bersamaan berlangsung aksi unjuk rasa di lokasi tersebut.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada konfirmasi resmi dari pihak KSOP Dumai terkait temuan pekerja tanpa body harness tersebut dan langkah perbaikan yang akan diambil.
Penerapan K3 yang konsisten diharapkan dapat mencegah kecelakaan kerja dan menjadi contoh bagi proyek-proyek lain di Kota Dumai.