Anggota Poktan Tumadi Kembangkan Budidaya Kacang Panjang di Pelintung Perkuat Ketahanan Pangan

Selasa, 09 Juni 2026 | 13:21:03 WIB

Dumai, PAB– Upaya mewujudkan ketahanan pangan terus digalakkan masyarakat melalui pemanfaatan lahan secara produktif. Salah satunya dilakukan Sdr. Tumadi, anggota Kelompok Tani (Poktan) yang mengembangkan budidaya kacang panjang di lahan seluas 20 meter × 20 meter yang berlokasi di Jalan Arifin Ahmad RT.004, Kelurahan Pelintung, Selasa (9/6/2026).

Kacang panjang menjadi salah satu komoditas sayuran yang banyak diminati masyarakat karena mudah dibudidayakan, memiliki nilai gizi tinggi, serta permintaan pasar yang stabil sepanjang tahun, baik untuk kebutuhan rumah tangga maupun usaha kuliner. Tanaman ini juga termasuk jenis yang cepat panen, yaitu sekitar 55–70 hari setelah tanam, sehingga memberikan peluang bagi petani untuk mendapatkan hasil secara berkelanjutan.

Berdasarkan pemantauan di lapangan, tanaman kacang panjang milik Sdr. Tumadi terlihat tumbuh dengan baik dan subur. Batang tanaman kuat, daun berwarna hijau segar, serta banyak yang sudah mulai berbunga dan membentuk polong muda. Pengelolaan lahan dilakukan dengan rajin, tanah diolah hingga gembur, sistem pengairan diatur dengan baik, dan ajir penopang sudah dipasang dengan rapi agar tanaman dapat merambat tegak dan tidak mudah roboh. Hingga saat ini belum ditemukan tanda-tanda serangan hama berat maupun penyakit tanaman yang mengganggu pertumbuhan.

Dalam kegiatan tersebut, dilakukan dialog untuk meninjau proses budidaya, mulai dari pemilihan bibit, pengolahan tanah, pemupukan, hingga pengendalian hama dan penyakit. Sdr. Tumadi juga menyampaikan beberapa kendala yang dihadapi, terutama terkait ketersediaan air dan gangguan hama ringan yang sering muncul pada fase pertumbuhan.

Pihak terkait memberikan apresiasi atas inisiatif dan ketekunan yang ditunjukkan. “Pemanfaatan lahan sekecil apa pun untuk kegiatan pertanian merupakan langkah positif dan sangat mendukung program pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan. Apa yang dilakukan Sdr. Tumadi patut dijadikan contoh bagi warga lain untuk memanfaatkan lahan kosong agar lebih bermanfaat dan produktif,” ujar salah satu petugas yang hadir.

Selain itu, juga diberikan saran teknis guna meningkatkan hasil panen, antara lain menjaga kelembapan tanah dan drainase yang baik agar akar tidak membusuk, melakukan penyiangan gulma secara berkala, serta menggunakan cara pengendalian hama yang aman dan ramah lingkungan. Jika diperlukan pendampingan lebih lanjut, akan dikoordinasikan dengan penyuluh pertanian setempat guna memberikan solusi yang tepat.

Sdr. Tumadi mengaku senang dan berterima kasih atas perhatian serta saran yang diberikan. Dukungan ini semakin memotivasi dirinya untuk merawat tanaman dengan lebih baik agar hasil panen nanti dapat maksimal, memenuhi kebutuhan keluarga, serta dijual untuk menambah pendapatan. Ia juga berharap kegiatan yang dilakukannya dapat menginspirasi tetangga dan warga sekitar untuk turut aktif dalam kegiatan bercocok tanam.

Kegiatan berlangsung dalam suasana akrab, aman, dan tertib, sekaligus mempererat hubungan sinergi antara aparat, petugas pertanian, dan masyarakat demi kemajuan pertanian lokal serta kesejahteraan bersama.

Terkini