Kapolsek Rambah Samo Pantau Lahan Jagung H+1: Ketahanan Pangan Itu Maraton

Jumat, 05 Juni 2026 | 13:07:35 WIB

ROKAN HULU, PAB – Polsek Rambah Samo, Polres Rokan Hulu, langsung turun ke ladang untuk memantau pertumbuhan jagung H+1 tanam. Pemantauan dilakukan pada Rabu, 3 Juni 2026, di lahan seluas 1,5 hektare milik Kelompok Tani Sumber Mulyo, Dusun Sumber Rejo, Desa Marga Mulya.

Kapolsek Rambah Samo IPDA Sarlose Mesra, S.H., memimpin langsung pengecekan tanaman jagung varietas Pioner 32 Singa di RT 24 RW 08. Pemantauan dilakukan bersama jajaran dan penyuluh pertanian setempat.

Hasil pengecekan menunjukkan kondisi lahan optimal. Tanah mineral hitam dinilai cocok untuk tanaman jagung, ketersediaan air tadah hujan mencukupi, dan benih mulai beradaptasi dengan lingkungan baru. Dengan kondisi tersebut, target panen 20 September 2026 masih sesuai rencana.

"Justru setelah tanam ini ujian sebenarnya. Menjaga dari hama, memastikan air cukup, dan membersihkan gulma. Makanya saya katakan, ketahanan pangan itu maraton, bukan sprint. Tidak bisa buru-buru, tapi harus konsisten," ujar IPDA Sarlose Mesra saat mengecek tanaman bersama Koordinator Lahan Sukino.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Kanit Binmas Polsek Rambah Samo IPDA Zulpendi, http://S.Pdi, Penyuluh Pertanian Lapangan Desa Marga Mulya H. Santoso, http://S.Tr.P, serta anggota Kelompok Tani Sumber Mulyo. Kolaborasi antara aparat kepolisian, penyuluh, dan petani dinilai menjadi kunci keberhasilan program ketahanan pangan.

IPDA Sarlose Mesra menyampaikan tiga komitmen Polsek Rambah Samo hingga masa panen tiba. Pertama, patroli rutin dan sidak pertumbuhan tanaman serta antisipasi hama setiap minggu. Kedua, pendampingan langsung kepada petani bersama PPL yang memberikan ilmu, sementara polisi memberikan dukungan tenaga dan semangat. Ketiga, perawatan dilakukan secara gotong royong agar hasil panen dapat dinikmati bersama.

"Polisi hadir tidak hanya saat ada masalah. Tetapi juga ketika masyarakat membutuhkan pendampingan, termasuk di ladang. Lahan 1,5 hektare ini bukan sekadar angka, melainkan bukti bahwa Rambah Samo bergerak nyata untuk ketahanan pangan," tegasnya.

Kondisi lahan saat pengecekan terpantau aman dan kondusif. Dokumentasi kegiatan "Sidak Jagung H+1" turut dilampirkan sebagai bentuk transparansi pelaksanaan program.

Terkini