Dumai, PAB— Kelompok Tani (Poktan) Ismail terus berperan aktif mendukung ketersediaan bahan pangan pokok dan kebutuhan dapur masyarakat melalui budidaya tanaman cabe, yang dikembangkan di lahan seluas 15 x 15 meter atau setara 225 meter persegi. Lahan usaha pertanian ini berlokasi di Jalan Arifin Ahmad RT 004, Kelurahan Pelintung, Kecamatan Medang Kampai, Kota Dumai, dipantau kondisinya pada Kamis (4/6/2026) sekitar pukul 10.51 WIB.
Cabe merupakan salah satu komoditas hortikultura yang sangat penting dan memiliki nilai ekonomi tinggi, karena menjadi bumbu utama hampir seluruh masakan masyarakat Indonesia, permintaannya selalu ada setiap hari, dan harganya cukup menjanjikan. Namun tanaman ini dikenal cukup sensitif, sehingga perawatan intensif sangat diperlukan agar hasil panen maksimal dan berkualitas. Di bawah pengelolaan Poktan Ismail, lahan seluas 225 meter persegi ini dikelola dengan baik, mulai pemilihan bibit unggul, pengolahan tanah yang gembur, penanaman jarak teratur, hingga pemupukan dan penyiraman rutin.
Hasil pemantauan lapangan menunjukkan pertumbuhan tanaman cabe tergolong sangat baik. Batang tumbuh kokoh, daun berwarna hijau segar dan rimbun, banyak yang sudah berbunga dan mulai membentuk buah muda berukuran kecil. Sanitasi lahan dijaga bersih dari gulma agar nutrisi tanah terserap maksimal oleh tanaman. Pengamatan lebih lanjut juga menunjukkan belum ditemukan serangan hama berbahaya seperti kutu daun, ulat, maupun gejala penyakit layu atau antraknosa yang sering menjadi ancaman utama budidaya cabe.
Ketua Poktan Ismail menyampaikan bahwa pengembangan tanaman ini adalah langkah strategis memenuhi kebutuhan pasar lokal. “Kami sadar cabe itu kebutuhan wajib warga. Kalau persediaan kurang, harga langsung melonjak. Karena itu kami kelola lahan ini sebaik mungkin, agar panen teratur, hasil banyak, dan kualitas bagus. Nanti hasilnya kami jual langsung di pasar sekitar maupun pengepul, sehingga warga mudah mendapatkannya dengan harga terjangkau,” ungkapnya.
Ia juga menjelaskan bahwa anggota kelompok saling berbagi pengetahuan cara merawat tanaman, mulai cara mengenali gejala serangan hama sejak dini hingga cara pengendaliannya yang aman, baik secara alami maupun penggunaan obat sesuai dosis anjuran, agar tanaman tetap sehat dan aman dikonsumsi.
Kegiatan ini sejalan dengan program pemerintah untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga bahan pokok, serta memperkuat ketahanan pangan dari tingkat kelurahan. Keberadaan Poktan Ismail membuktikan bahwa lahan berukuran terbatas pun jika dikelola dengan tekun dan benar, dapat memberikan manfaat ekonomi nyata dan berkontribusi besar bagi ketersediaan pangan di wilayah Kelurahan Pelintung dan sekitarnya.
Diharapkan, tanaman cabe ini terus tumbuh subur, panen berjalan lancar dan berkelanjutan, serta menjadi contoh semangat bertani masyarakat dalam memanfaatkan lahan produktif demi kesejahteraan bersama.