Dumai PAB — Kelompok Tani (Poktan) Heriyanto terus berperan aktif mendukung Program Ketahanan Pangan Nasional melalui budidaya tanaman buah bernilai ekonomi tinggi, yaitu Jambu Madu, yang dikembangkan di lahan seluas 50 x 50 meter persegi. Lahan usaha ini berlokasi di Jalan Arifin Ahmad RT 004, Kelurahan Teluk Makmur, Kecamatan Medang Kampai, Kota Dumai, dipantau kondisinya pada Kamis (4/6/2026) sekitar pukul 10.11 WIB.
Jambu Madu dipilih sebagai komoditas unggulan karena memiliki banyak keunggulan: buahnya manis renyah, disukai masyarakat, kaya air dan vitamin, mudah beradaptasi di iklim lokal, serta masa panennya berulang sehingga memberikan pendapatan berkelanjutan bagi petani. Pengelolaan lahan seluas 2.500 meter persegi ini dilakukan secara terencana, mulai pemilihan bibit unggul, penanaman jarak rapi, pemupukan seimbang, hingga pemeliharaan rutin agar tanaman tumbuh optimal.
Hasil pemantauan lapangan menunjukkan kondisi tanaman sangat baik. Pertumbuhan seragam, batang kokoh, daun hijau segar, banyak yang sudah berbunga dan berbuah muda. Tidak ditemukan serangan hama atau penyakit berbahaya. Pengurus dan anggota kelompok bekerja sama menjaga kelembapan tanah, membersihkan gulma, serta memangkas cabang agar sinar matahari merata—kunci agar buah besar, manis, dan berkualitas tinggi.
Ketua Poktan Heriyanto menyampaikan bahwa pengembangan ini merupakan langkah strategis. “Kami ingin memanfaatkan lahan dengan bijak. Jambu Madu permintaannya stabil, harga bagus, dan perawatannya tidak terlalu sulit. Kami berharap nanti panen melimpah, bisa memenuhi pasar lokal, bahkan dikirim ke luar daerah. Hasilnya tentu meningkatkan pendapatan kami dan menyejahterakan anggota,” ujarnya.
Kegiatan ini sejalan dengan arahan pemerintah untuk memperkuat ketahanan pangan dari tingkat kelurahan, sekaligus mendorong diversifikasi produk pertanian agar tidak hanya bergantung pada tanaman pangan pokok. Keberadaan kelompok tani membuat pengelolaan lebih rapi, biaya efisien, dan pemasaran lebih terorganisir.
Poktan Heriyanto berkomitmen terus meningkatkan kualitas budidaya, menerapkan cara ramah lingkungan, dan berbagi pengalaman dengan kelompok tani lain. Diharapkan, lahan jambu madu ini menjadi contoh sukses pemanfaatan lahan produktif, memberikan manfaat ekonomi nyata, serta menjadi kontribusi penting dalam menjaga ketersediaan pangan buah yang sehat, aman, dan terjangkau bagi warga Kota Dumai.