DUMAI, PAB– Demi mendorong percepatan pembangunan dan memajukan perekonomian masyarakat, khususnya pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang dinilai belum berkembang secara maksimal, nama Koneng—pemilik objek wisata Pantai Koneng—kian santer diperbincangkan. Ia dikenal sebagai sosok yang senantiasa memikirkan strategi agar roda perekonomian di Kota Dumai dapat berputar lebih cepat, tumbuh sehat, dan memberikan dampak kesejahteraan yang merata bagi seluruh warga.
Mengembangkan potensi daerah, mengangkat taraf hidup masyarakat, sekaligus membuka lapangan pekerjaan baru di Kota Dumai bukanlah perkara mudah. Hal itu disadari betul oleh Koneng, yang kini mulai menyatakan kesiapannya untuk terjun lebih jauh ke ranah pengabdian publik. Bersama rekan-rekan media dan sejumlah elemen masyarakat, ia menegaskan langkahnya untuk maju dalam kontestasi pemilihan periode mendatang, sebagai wujud kepedulian nyata terhadap masa depan kota kelahirannya.
Dalam pernyataannya, Koneng menyampaikan visi dan misi yang menyentuh berbagai aspek kehidupan warga, mulai dari tata kelola pemerintahan, kelestarian lingkungan, peningkatan kualitas pendidikan, pemberdayaan UMKM, pelayanan kesehatan, ketenagakerjaan, hingga isu krusial yang selalu menjadi keluhan warga: penanggulangan banjir.
“Saya, Insyaallah, siap maju dalam pemilihan mendatang. Kesiapan ini saya bangun semata-mata bukan untuk tujuan pribadi, melainkan agar saya bisa berbuat lebih banyak demi kesejahteraan masyarakat dan kemajuan Kota Dumai ke arah yang lebih baik,” tegas Koneng di hadapan awak media.
Ditanya lebih lanjut mengenai pokok-pokok visi dan misi yang diusungnya, Koneng menjawab dengan lugas dan tegas. Ia menegaskan bahwa niatnya mencalonkan diri sama sekali bukan untuk mencari popularitas, sanjungan, atau nama besar.
“Pencalonan saya didasari oleh keprihatinan dan keinginan kuat untuk membawa perubahan. Ada beberapa hal utama yang akan saya perjuangkan, antara lain menjadikan Dumai bebas dari banjir, memberdayakan dan menyejahterakan pelaku UMKM, meningkatkan mutu pendidikan dan pelayanan kesehatan, menjaga kebersihan lingkungan, memperbaiki tata kelola pemerintahan, dan yang paling penting adalah memperbanyak peluang kerja,” ujar Koneng.
Ia menambahkan, perhatian khusus akan diberikan bagi putra-putri asli daerah. Menurut pengamatannya, saat ini masih banyak pemuda Dumai yang seolah hanya menjadi “penonton” dalam pembangunan kota karena terbatasnya kesempatan berkarir dan berkarya. Hal inilah yang ingin ia ubah agar generasi muda dapat berkontribusi dan mendapatkan tempat yang layak di tanah kelahirannya sendiri.
Sebagai putra asli kelahiran Dumai yang telah lama berkiprah di dunia usaha dan mengenal betul seluk-beluk serta potensi daerah, Koneng menyatakan kesiapan penuhnya untuk bertarung dan mengabdi. Langkah ini diambil sebagai bentuk tanggung jawab sosial, demi mewujudkan segala hal yang menjadi keinginan dan kebutuhan mendasar masyarakat Dumai menuju masa depan yang lebih sejahtera, mandiri, dan bermartabat.