DUMAI, PAB–
Dalam rangkaian pelantikan kepengurusan baru Yayasan Jantung Indonesia (YJI) Kota Dumai periode 2026-2031 yang digelar Jumat, 1 Juni 2026 di Gedung Sri Bunga Tanjung Kelurahan Teluk Binjai, sosok Rahmayani mendapatkan amanah penting sebagai Bendahara organisasi tersebut. Kepercayaan ini menjadi bukti pengakuan atas dedikasi, integritas serta pengalaman panjang yang telah ia tunjukkan selama berkiprah di berbagai organisasi sosial dan profesi di Kota Dumai.
Selain memegang jabatan strategis di YJI, perempuan energik ini juga dikenal aktif memimpin sejumlah organisasi yang bergerak di bidang kesehatan, sosial dan kemasyarakatan. Ia saat ini menjabat sebagai Ketua Asosiasi Senam Jantung Indonesia (ASKI) Kota Dumai, Ketua Persatuan Ahli Gizi Indonesia (PERSANI) cabang setempat, serta memegang posisi Ketua Srikandi GRIB Jaya Kota Dumai. Berbagai jabatan penting di lembaga dan komunitas lainnya juga disandangnya, menjadikannya salah satu tokoh perempuan yang memiliki peran sentral dalam mendorong kemajuan dan pelayanan kepada masyarakat di berbagai sektor.
Acara pelantikan berlangsung khidmat dengan dihadiri sejumlah tokoh penting daerah, mulai dari perwakilan Wali Kota Dumai, perwakilan Ketua Umum YJI Pusat Annisa Pohan, SE, MM yakni Ibu Rezka Oktoberia, SH, SM, MH, Ketua YJI Provinsi Riau Ir. H. Syahroni Tua, MM, unsur Forkopimda, kepala perangkat daerah, tenaga kesehatan hingga ribuan undangan lainnya. Prosesi penyerahan surat keputusan dan bendera pataka menjadi penanda sahnya seluruh pengurus melaksanakan tugas dan tanggung jawab selama lima tahun ke depan.
Dalam kesempatan tersebut, Rahmayani menyampaikan rasa syukur dan terima kasih sebesar-besarnya atas kepercayaan yang diberikan kepadanya. Ia menegaskan bahwa jabatan ini bukan sekadar gelar, melainkan amanah mulia yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab, kejujuran dan transparansi, terutama dalam mengelola keuangan organisasi yang menjadi tulang punggung pelaksanaan seluruh program pelayanan kepada masyarakat.
“Alhamdulillah, saya bersyukur sekali mendapat kepercayaan ini. Menjadi Bendahara YJI adalah tugas besar, karena pengelolaan keuangan yang rapi dan akuntabel menjadi syarat utama agar setiap program pencegahan dan penanganan penyakit jantung dapat berjalan lancar dan bermanfaat maksimal. Saya berjanji akan menjalankan tugas ini dengan sebaik-baiknya, bekerja sama erat dengan seluruh jajaran pengurus serta selalu mengedepankan kepentingan organisasi dan masyarakat di atas segalanya,” ujarnya.
Mengacu pada berbagai jabatan yang disandangnya, Rahmayani menyatakan bahwa seluruh posisi tersebut saling berkaitan dan menjadi satu kesatuan dalam upaya mewujudkan masyarakat yang sehat dan sejahtera. Sebagai Ketua ASKI, ia akan terus menggalakkan senam jantung sehat sebagai upaya pencegahan utama, sementara melalui PERSANI, ia berfokus pada edukasi pola makan dan gizi seimbang yang erat kaitannya dengan kesehatan jantung. Di sisi lain, melalui Srikandi GRIB Jaya dan organisasi lainnya, ia berperan memberdayakan perempuan serta melakukan berbagai kegiatan sosial yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.
“Semua jabatan yang saya emban ini memiliki tujuan akhir yang sama, yaitu berbakti dan memberi manfaat seluas-luasnya. Kalau di YJI kita berfokus pada kesehatan jantung, di ASKI kita wujudkan lewat gerakan fisik, di PERSANI lewat pengaturan gizi, dan di organisasi kemasyarakatan kita hadir lewat sentuhan sosial dan pemberdayaan. Semua ini akan saya padukan, sehingga program-program yang kita jalankan tidak berdiri sendiri, melainkan saling melengkapi dan memberikan dampak yang lebih besar bagi warga Kota Dumai,” jelasnya.
Ia juga berharap, dengan dukungan dari seluruh pihak, pemerintah daerah, tenaga medis, serta masyarakat luas, berbagai program yang telah dirancang dapat terealisasi dengan baik. Salah satu target utamanya adalah menjadikan pencegahan penyakit jantung sebagai budaya hidup masyarakat, sehingga beban pengobatan yang sangat mahal.