Pemberkatan Santuario dan Bangunan Karya Pastoral Paroki St. Yohanes Paulus II Namopécawir Tuntungan Berlangsung Khidmat

Pemberkatan Santuario dan Bangunan Karya Pastoral Paroki St. Yohanes Paulus II Namopécawir Tuntungan Berlangsung Khidmat

MEDAN, PAB – Umat Katolik Paroki St. Yohanes Paulus II Namopécawir Tuntungan menggelar perayaan pemberkatan Santuario, bangunan karya pastoral, sekaligus Pesta Pelindung pada Minggu, 25 Oktober 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di Gereja Paroki St. Yohanes Paulus II Namopécawir Tuntungan, Keuskupan Agung Medan, dengan dihadiri tiga ribu umat dan undangan.

Perayaan ini mengusung tema “Berjalan Bersama dalam Semangat Santo Yohanes Paulus II untuk Mendengarkan, Meneguhkan, dan Mewartakan.” Tema tersebut mengajak umat untuk meneladani semangat Santo Yohanes Paulus II dalam membangun kehidupan menggereja yang penuh iman, persaudaraan, dan pelayanan.

Adapun subtema perayaan ini adalah “Mengenang Kunjungan Bapa Suci Paus Yohanes Paulus II di Tuntungan dan Mewujudkan Semangatnya sebagai Inspirasi dalam Membangun Iman, Persaudaraan, dan Pelayanan.” Semangat tersebut menjadi pengingat akan pentingnya menjaga warisan iman serta meneruskan nilai-nilai pelayanan dan persatuan dalam kehidupan umat.

Berdasarkan amatan awak media di lokasi, suasana kegiatan tampak khidmat dan meriah. Tenda besar dengan deretan kursi disiapkan untuk menampung 3000 (tiga ribu) umat yang mengikuti rangkaian acara. Sejumlah pastor dan rohaniwan terlihat berada di panggung utama, sementara umat mengikuti perayaan dengan tertib.

Acara diawali pada pukul 08.30 WIB dengan penyambutan Bapak Uskup dan tamu undangan, serta penyerahan bunga anggrek berbasis ekologi. Pukul 09.00 WIB, rangkaian dilanjutkan dengan Perayaan Ekaristi, pelantikan DPPH dan PGDP Roma Katolik, pemberkatan gedung, penandatanganan prasasti, serta pelepasan burung merpati dan balon ke udara.

Sesi siang diisi dengan sambutan pejabat, penampilan seni dari BIA/BIR Desa Hulu dan SLB C Karya Tulus, makan siang bersama, laporan panitia, serta hiburan dari lansia dan komonia paroki. Kemeriahan berlanjut dengan sesi lelang, lucky draw, kegiatan Perbawan Cup 2026, serta kampanye Hari Ekologi.

Dalam sambutannya Uskup Agung Medan Mgr. Kornelius Sipayung, OFMCap mengatakan:

“Pemberkatan Santuario dan Bangunan Karya Pastoral Paroki St. Yohanes Paulus II Namopécawir, Tuntungan bukan sekadar pemberkatan bangunan fisik, melainkan juga menjadi tanda pertumbuhan iman dan semangat pelayanan Gereja. Saya berharap seluruh fasilitas ini dapat dimanfaatkan untuk memperkuat kehidupan rohani umat, membangun persaudaraan, serta mendukung karya pastoral yang semakin dekat dengan kebutuhan umat, Gereja hendaknya tidak hanya menjadi tempat untuk beribadah, tetapi juga menjadi rumah bagi semua orang, tempat bertumbuh dalam iman, kasih, persaudaraan, dan kepedulian terhadap sesama. Semoga Santuario dan bangunan karya pastoral ini menjadi sarana untuk semakin menghadirkan kasih Kristus di tengah keluarga, masyarakat, dan lingkungan sekitar.” imbuh nya.

Pesta Pelindung menjadi momentum bagi umat untuk memperdalam penghayatan iman sekaligus meneladani semangat Santo Yohanes Paulus II dalam membangun persaudaraan, memperkuat pelayanan, dan menghadirkan kasih kepada sesama.

Acara meriah ini turut dihadiri oleh Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution S.E., M.M., Wakil Bupati Deli Serdang Lom Lom Suwondo, S.S., serta Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Langkat Tiorita Br. Surbakti, S.H.

Sambutan Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution S.E., M.M. mengatakan

“Pembangunan sarana keagamaan seperti Santuario dan Bangunan Karya Pastoral ini merupakan bagian penting dalam mendukung kehidupan umat dan memperkuat nilai-nilai spiritual di tengah masyarakat. Saya berharap fasilitas ini dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya untuk meningkatkan pelayanan kepada umat, mempererat persaudaraan, serta menumbuhkan semangat kepedulian dan gotong royong. Sumatera Utara adalah provinsi yang memiliki keberagaman suku, agama, dan budaya. Karena itu, kerukunan dan toleransi harus terus kita jaga bersama. Pemerintah Provinsi Sumatera Utara berkomitmen untuk mendukung terciptanya kehidupan masyarakat yang harmonis, damai, dan saling menghormati, sehingga keberagaman menjadi kekuatan untuk membangun Sumatera Utara yang lebih maju dan sejahtera.” ucapnya.

Ketua I DPP St. Fransiskus Assisi Padang Bulan, dan juga wakil Ketua Panitia Pemberkatan Santuario dan Bangunan Karya Pastoral Paroki St. Yohanes Paulus II Namopécawir Tuntungan, dr. John Peter Roy Kaban dalam wawancara kepada awak media ini mengatakan

“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada ribuan jemaat yang telah hadir dan mengambil bagian dalam acara pemberkatan Santuario dan Bangunan Karya Pastoral Paroki St. Yohanes Paulus II Namopécawir, Tuntungan. Kehadiran dan antusiasme seluruh jemaat menjadi sukacita tersendiri bagi kami sekaligus menunjukkan kuatnya semangat iman, persaudaraan, dan kebersamaan dalam kehidupan gereja. Kami juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia, para pelayan Gereja, serta semua pihak yang telah memberikan dukungan, tenaga, waktu, dan doa sehingga seluruh rangkaian acara dapat berlangsung dengan baik, tertib, dan sukses" Ujarnya.

"Semoga momentum berharga ini semakin mempererat persatuan umat, memperkuat iman, serta mendorong kita untuk terus melayani dengan kasih. Kiranya Santuario dan Bangunan Karya Pastoral ini menjadi berkat bagi seluruh umat dan menjadi tempat bertumbuhnya iman, harapan, dan kasih bagi generasi sekarang maupun yang akan datang. Tuhan memberkati kita semua.” ucap nya kepada awak media.

Senyum bahagia, kebersamaan, dan ungkapan syukur mewarnai kegiatan tersebut. Momentum bersejarah ini menjadi bukti nyata semangat iman dan persaudaraan umat Katolik dalam mendukung perkembangan kehidupan rohani serta karya pastoral Gereja.

Dengan diresmikannya fasilitas tersebut, diharapkan Santuario dan Bangunan Karya Pastoral ini semakin menjadi pusat pembinaan iman, pelayanan, dan persaudaraan bagi umat, sekaligus membawa berkat bagi masyarakat sekitar. Perayaan pun ditutup dalam suasana penuh sukacita, meninggalkan kesan mendalam bagi ribuan jemaat yang hadir.

Berita Lainnya

Index