DELI SERDANG, PAB– Musyawarah pergantian kepengurusan Shri Maha Lakshmi Kuil Glugur Rimbun, Desa Sei Glugur, Kecamatan Pancur Batu, Kabupaten Deli Serdang, berlangsung dengan tertib, demokratis, dan penuh semangat kekeluargaan pada Jumat (25/9/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri Ketua Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Kabupaten Deli Serdang, Yanras, bersama Wakil Ketua Siwalinggam. Turut hadir Juga Ketua Tim Urusan Hindu Kanwil Kementerian Agama Provinsi Sumatera Utara, Komang Agus Aryawan, M.Sos, yang mewakili Pembimas Hindu Elirosa Tarigan, S.E., M.Sos., beserta jajaran. Musyawarah juga diikuti para pengurus lama, tokoh agama, serta umat Shri Maha Lakshmi Kuil Glugur Rimbun.
Melalui musyawarah mufakat, Surya Avinas terpilih sebagai Ketua Shri Maha Lakshmi Kuil Glugur Rimbun. Dalam menjalankan roda organisasi, ia didampingi Loganaden sebagai Wakil Ketua, Ganantha sebagai Sekretaris, serta Raj kiren sebagai Bendahara.
Selain menetapkan pengurus harian, musyawarah juga menyepakati susunan badan pembina yang diisi oleh Laendra, Raghu Raman, Wiginesh, Anil Dawan Dan Rawi Chandra. Sementara itu, badan pengawas diisi oleh Satish Kanna, Kalipa, dan unsur pengawas lainnya.
Ketua PHDI Kabupaten Deli Serdang, Yanras, menyampaikan apresiasi atas terlaksananya musyawarah secara damai dan berdasarkan semangat kebersamaan. Ia berharap kepengurusan yang baru mampu merangkul seluruh umat serta membangun komunikasi yang harmonis dengan PHDI, pemerintah, dan berbagai unsur masyarakat.
“Pergantian kepengurusan merupakan bagian dari proses regenerasi organisasi. Pengurus yang baru hendaknya menjalankan amanah dengan tulus, terbuka, dan mengutamakan persatuan umat. Kuil harus terus berkembang sebagai pusat pelayanan keagamaan sekaligus tempat memperkuat kerukunan,” ujar Yanras.
Mewakili Pembimas Hindu Kanwil Kementerian Agama Provinsi Sumatera Utara, Komang memberikan arahan mengenai pentingnya tata kelola organisasi yang tertib, transparan, dan sesuai dengan ketentuan administrasi yang berlaku.
“Kepengurusan baru diharapkan segera menyempurnakan struktur organisasi dan administrasi kelembagaan, menyusun program kerja, serta membangun koordinasi yang baik dengan PHDI dan Bimas Hindu. Tata kelola yang tertib akan memperkuat pelayanan kepada umat dan mendukung perkembangan kuil pada masa mendatang,” ungkapnya.
Ketua terpilih, Surya Avinas, menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepadanya. Ia menegaskan bahwa amanah tersebut akan dijalankan secara kolektif dengan melibatkan seluruh unsur pengurus, pembina, pengawas, tokoh agama, dan umat.
“Kepercayaan ini merupakan tanggung jawab bersama. Kami akan berupaya membangun kepengurusan yang terbuka, kompak, dan berorientasi pada pelayanan umat. Kami juga mengharapkan dukungan, arahan, dan kerja sama dari seluruh pihak agar Shri Maha Lakshmi Kuil dapat berkembang semakin baik,” tutur Surya Avinas.
Mewakili badan pembina, Raghu Raman mengajak seluruh unsur kepengurusan untuk menyatukan persepsi dan bekerja dalam semangat pengabdian. Menurutnya, pembangunan kuil tidak hanya berkaitan dengan pembangunan fisik, tetapi juga harus disertai penguatan nilai keagamaan, adat, tradisi, dan warisan luhur para leluhur.
“Kita harus membangun Shri Maha Lakshmi Kuil ini secara bersama-sama dengan satu tujuan dan satu persepsi. Nilai-nilai adat, ajaran agama, serta tradisi luhur yang diwariskan para leluhur tidak boleh dihilangkan. Semuanya harus tetap dijaga, dilestarikan, dan diteruskan kepada generasi berikutnya dalam setiap program kepengurusan,” tegas Raghu Raman.
Musyawarah tersebut sekaligus menjadi momentum untuk memperkuat kelembagaan, meningkatkan kualitas pelayanan keagamaan, serta menyatukan komitmen seluruh umat dalam memajukan Shri Maha Lakshmi Kuil Glugur Rimbun. Kepengurusan yang baru diharapkan mampu menghadirkan tata kelola yang profesional, transparan, dan berlandaskan nilai-nilai dharma, kebersamaan, serta penghormatan terhadap tradisi leluhur.

