Pangdam XIX/Tuanku Tambusai Tinjau Program Manunggal Air di Dumai, Pastikan Air Bersih Terus Mengalir untuk Warga

Senin, 31 Agustus 2026 | 08:42:02 WIB

DUMAI PAB ---- Kunjungan kerja Pangdam XIX/Tuanku Tambusai ke Kota Dumai tidak hanya difokuskan pada penanganan kebakaran hutan dan lahan, tetapi juga memastikan ketersediaan kebutuhan dasar warga. Mayjen TNI Dr. Agus Hadi Waluyo, S.A.P., M.M., CHRMP., meninjau langsung kesiapan dan fungsi fasilitas Program Manunggal Air Bersih di Jalan Pinang Merah, Kelurahan Bukit Kayu Kapur, Kecamatan Bukit Kapur, pada Minggu 30/8/2026.

Tujuan kunjungan ini adalah untuk memeriksa langsung apakah fasilitas air bersih yang telah dibangun berfungsi dengan baik dan benar-benar dimanfaatkan oleh masyarakat setempat.

"Program Manunggal Air merupakan salah satu wujud kepedulian TNI Angkatan Darat untuk membantu memenuhi kebutuhan paling mendasar masyarakat," ungkap Pangdam.

Lebih lanjut, Pangdam menegaskan bahwa keberhasilan program ini tidak hanya diukur dari selesainya proses pembangunan, melainkan sejauh mana manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan oleh warga.

"Bagi kami, yang terpenting bukan sekadar fasilitasnya berdiri, tetapi bagaimana air bersih ini terus mengalir dan membawa manfaat nyata bagi kehidupan sehari-hari masyarakat," jelasnya.

  
Secara keseluruhan, TNI Angkatan Darat telah membangun sekitar 3.000 titik fasilitas air bersih di seluruh Indonesia. Khusus di wilayah Kodam XIX/Tuanku Tambusai, sebanyak 120 titik pembangunan telah rampung 100 persen dan tersebar di dua provinsi, yaitu Riau dan Kepulauan Riau. 

Program ini telah memberi manfaat bagi sekitar 5.726 Kepala Keluarga atau setara dengan 12.484 jiwa. Fasilitas yang ditinjau di Bukit Kayu Kapur sendiri secara langsung melayani kebutuhan 128 KK atau sekitar 512 warga.

Selain menyediakan akses air bersih, program ini juga turut mendukung upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan. Kodam XIX/TT menargetkan pembangunan 500 sumur bor di wilayah-wilayah yang rawan karhutla, sehingga ketersediaan sumber air dapat membantu proses pemadaman apabila terjadi kebakaran.


Di samping peninjauan fasilitas, Pangdam juga menyerahkan bantuan tali asih kepada warga penerima manfaat sebagai tanda perhatian TNI kepada masyarakat.

Sumarsih, salah satu warga yang merasakan langsung manfaatnya, menyampaikan rasa syukurnya.

"Kami sangat berterima kasih dan bersyukur. Air bersih adalah kebutuhan utama kami, dan kini kami tidak lagi kesulitan mendapatkannya untuk memasak, mandi, mencuci, dan keperluan lainnya," ujarnya dengan wajah gembira.

Ia juga menyampaikan apresiasinya kepada seluruh pihak yang telah mewujudkan program ini.

"Terima kasih kepada TNI dan Bapak Presiden yang telah memperhatikan kebutuhan kami di sini. Bantuan ini sangat berarti dan kami benar-benar merasakan manfaatnya setiap hari," tambahnya.

Sumarsih berharap fasilitas ini dapat terus dirawat bersama agar dapat bermanfaat dalam jangka panjang.

"Semoga fasilitas ini terjaga dan terawat. Kami juga berharap program serupa terus berjalan, sehingga semakin banyak masyarakat yang terbantu," harapnya.

Pangdam pun mengajak warga untuk ikut menjaga fasilitas yang telah dibangun.

"Yang terpenting, airnya harus terus mengalir, dimanfaatkan dengan baik, dan dijaga bersama. Karena ketika air bersih tersedia, kehidupan masyarakat akan menjadi lebih mudah dan lebih baik," tegas Pangdam.

Hadir dalam kegiatan tersebut, Mayor Arm. Ifran, Mayor Arm. Saiful Amri, Mayor Arh. Agum Gumilar, S.T., Han., perangkat Kecamatan Bukit Kapur, jajaran Polsek Bukit Kapur, Ketua LPMK Sariyono, Ketua RT 07 Herman S, serta warga penerima manfaat.

Terkini