Warga Jermal 15 Ujung Minta Rico Waas "Gulung Habis" Sarang Narkoba, Pemko Medan Janji Tindak Lanjuti

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:06:12 WIB

MEDAN, PAB – Maraknya peredaran narkoba di kawasan Jermal 15 Ujung, Kecamatan Medan Denai, menjadi keluhan utama warga saat kegiatan "Sapa Warga" Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas, Sabtu (15/8/2026).

Keluhan itu disampaikan langsung Megawati Harahap (76), pensiunan Dinas Kesehatan Kota Medan, di tengah kegiatan gotong royong massal menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Jalan Keramat Indah, Kelurahan Medan Tenggara.

"Mohon sama Bapak Wali Kota, ini (narkoba di Jermal 15 Ujung) untuk segera dibersihkan! Kami ibu-ibu di sini sangat-sangat mengharapkan. Anak-anak kami takut kena narkoba, kami sering kehilangan anak, rupanya sudah di sana," ujar Megawati yang disambut teriakan setuju dan tepuk tangan ratusan emak-emak.


Megawati menyebut peredaran barang haram tersebut tidak hanya merusak mental remaja, tetapi juga menjadi pemicu tingginya angka kriminalitas di permukiman. Ia membeberkan maraknya aksi pencurian hingga kekhawatiran terhadap anak gadis yang mulai terpengaruh pergaulan bebas narkoba sudah pada tahap mengkhawatirkan.

Menanggapi hal itu, Rico Waas menegaskan narkoba adalah "musuh bersama" yang merusak generasi muda dan pilar keluarga.

"Narkoba ini musuh bersama kita. Dari keluarga, kita wajib melarang dan mengawasi anak-anak kita. Pemko Medan bersama aparat kepolisian dan TNI tidak akan tinggal diam dan terus mendorong agar pembongkaran serta penindakan narkoba, seperti di kawasan Jermal 15, dilakukan secara terus-menerus," tegas Rico Waas.


Wali Kota menyampaikan Pemko Medan akan terus berkoordinasi erat dengan jajaran kepolisian dan TNI untuk melakukan penindakan secara berkala dan berkesinambungan di titik-titik rawan, termasuk Jermal 15 Ujung.

Rico Waas juga mengimbau peran aktif masyarakat dan keluarga dalam pengawasan. "Kita harus bergerak bersama. Tanpa dukungan warga, pemberantasan narkoba tidak akan maksimal," ujarnya.

Pernyataan tegas Wali Kota itu muncul saat ia memantau gotong royong massal serentak di 21 kecamatan yang digelar Pemko Medan dalam rangka menyemarakkan HUT ke-81 Kemerdekaan RI melalui gerakan "Indonesia Asri".

Terkini