Kemarau Melanda Boyolali Utara, Kodim 0724 Salurkan Enam Tangki Air Bersih Bantu Ratusan KK

Selasa, 04 Agustus 2026 | 17:29:38 WIB

Boyolali, PAB  – Dampak musim kemarau mulai dirasakan masyarakat di Boyolali Utara. Menyusutnya sumber air bersih membuat sekitar 550 kepala keluarga (KK) di Dukuh Bogor Kopen, Dukuh Bogor Krajan, dan Dukuh Tempuran, Desa Bojong, Kecamatan Wonosegoro Kabupaten Boyolali, mengalami kesulitan memenuhi kebutuhan air sehari-hari.

Merespons kondisi tersebut, Kodim 0724/Boyolali bersama BPBD Kabupaten Boyolali menyalurkan enam tangki air bersih kepada warga pada Selasa (4/8/2026). Bantuan ini menjadi solusi darurat di tengah musim kemarau yang diperkirakan masih berlangsung hingga November 2026.

Komandan Kodim 0724/Boyolali, Letkol Inf Gunawan Nurbathin, mengatakan bantuan air bersih diberikan sebagai bentuk kepedulian TNI terhadap masyarakat yang terdampak kekeringan. Menurutnya, TNI akan terus hadir membantu masyarakat menghadapi berbagai persoalan kemanusiaan.

"Kami terus berkoordinasi dengan BPBD dan instansi terkait agar bantuan air bersih dapat menjangkau masyarakat yang membutuhkan. Selama rakyat membutuhkan, TNI akan terus hadir memberikan yang terbaik," tegasnya.

Salah seorang warga Desa Bojong, Purwantoro, mengaku bantuan tersebut sangat membantu. Dalam sepekan terakhir, banyak sumur warga mulai mengering sehingga masyarakat kesulitan mendapatkan air bersih.

Ia menuturkan, sebagian warga terpaksa membeli air bersih, sementara yang lain menggali dasar sungai yang telah mengering untuk mencari sisa cadangan air demi memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Selain menyalurkan bantuan, Kodim 0724/Boyolali mengimbau masyarakat agar menggunakan air secara bijak dan memprioritaskan kebutuhan pokok. Bantuan ini diharapkan mampu meringankan beban warga hingga kondisi sumber air kembali normal.

Terkini