Batu Bara, PAB--- Supir Ambulan, M. Junaidi S. H melakukan aksi protes pembelian Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertalite di SPBU 14-212249 simpang Gambus kecamatan Lima Puluh Kabupaten Batu Bara Sumatera Utara, Kamis (9/7/2026) dengan memvidioakan aksi dua pegawai SPBU yang lebih mengutamakan pengisian BBM kepada pengguna jerigen.
Akibat pengisian BBM pada jerigen terjadi antrian panjang terhadap kendaraan lain dan bahkan selaku pengemudi jasa ambulan dirinya tak didahulukan meski sudah tepat berada di mesin pengisian BBM.
Padahal menurutnya, kendaraan ambulan merupakan sarana layanan kesehatan cepat dan darurat tak mendapat perlakuan semestinya.
Menurutnya, sedikitnya belesan jerigen mengantri untuk didahulukan sedangkan kendaraan layanan kesehatan dan pengangkutan umum tak dihiraukan.
" Awalnya mereka beralasan soal adanya barkot pada pembelian jerigen, lah semua pengguna kendaraan yang mengantri juga menggunakan barkot, yang saya ingin pengertian pegawai SPBU itu untuk memprioritaskan pengisian terhadap kendaraan yang sudah mengantri, bukan lebih memprioritaskan pembelian jerigen, agar antrian tak panjang dan selaku pengguna mobil jasa kesehatan tanggap darurat ambulan harusnya lebih cepat bergerak memberi layanan kepada pasien yang akan kami jemput" jelas Junaidi.
Lantas Junaidi pun mengambil inisiatif untuk memvidioakan aksi kedua Pengawai SPBU tersebut agar dugaan kecurangan SPBU memberi layanan pembelian BBM subsidi tidak disalahgunakan.
Lanjut, dikatakan Junaidi Petugas operator SPBU malah membentaknya dengan ucapan "Sudah keras kali kau"
Saat hendak mengkonfirmasi kepada pihak manajemen SPBU 14-212249 terkait penjual BBM Subsidi jenis Pertalite kepasa pengecer, pihak manajemen SPBU tidak ada di tempat