Dumai, PAB– Guna terus memperkuat ketersediaan bahan pangan yang beraneka ragam, bernilai gizi tinggi dan menjamin kemandirian pangan masyarakat, Aipda Jaka Andriadi selaku Bhabinkamtibmas Kelurahan Mundam melaksanakan kegiatan kunjungan dan peninjauan langsung ke lokasi lahan budidaya milik warga pada Sabtu, 30 Mei 2026.
Kegiatan sambang dilakukan ke kediaman sekaligus lahan usaha milik Saudara Ahmad, yang beralamat di Jalan Arifin Ahmad RT.05, wilayah kerja Kelurahan Mundam. Lahan yang diusahakan memiliki luas sekitar 400 meter persegi dan seluruhnya dimanfaatkan untuk pengembangan tanaman pisang — salah satu jenis tanaman buah yang sangat dikenal masyarakat, mudah dibudidayakan, serta kaya akan kandungan vitamin, mineral dan karbohidrat yang sangat dibutuhkan bagi kesehatan tubuh. Komoditas ini juga menjadi salah satu bahan pangan penting yang dapat dikonsumsi langsung maupun diolah menjadi berbagai jenis makanan lain, sehingga peranannya sangat besar dalam pemenuhan kebutuhan gizi keluarga maupun masyarakat luas.
Saat berada di lokasi, Aipda Jaka Andriadi mengamati secara cermat kondisi pertumbuhan tanaman, kesehatan pohon, ketersediaan air, pemeliharaan yang diterapkan, serta memeriksa kemungkinan adanya serangan hama atau gangguan penyakit yang dapat mengganggu proses pertumbuhan hingga masa pembuahan nanti. Ia juga berkomunikasi akrab dan berdiskusi dengan pemilik lahan untuk mendengarkan perkembangan usaha, mengetahui tahap pengelolaan yang sedang berjalan, hasil panen yang diharapkan, serta mencatat segala kesulitan atau kebutuhan pendampingan yang mungkin diperlukan selama proses berlangsung.
Kehadiran aparat bukan sekadar melakukan pengawasan, melainkan bentuk dukungan nyata dan perhatian terhadap upaya warga dalam memanfaatkan setiap bidang tanah yang tersedia menjadi lahan produktif. Tanaman pisang dipilih dan dikembangkan karena selain perawatannya relatif mudah dan cocok tumbuh di lingkungan setempat, hasilnya sangat bermanfaat: dapat memenuhi konsumsi sendiri, mencegah kekurangan gizi, serta kelebihan hasil panen dapat diperjualbelikan guna menambah penghasilan keluarga. Hal ini sejalan sepenuhnya dengan tujuan utama program pekarangan pangan bergizi dan ketahanan pangan nasional, yaitu menjamin tersedianya pasokan makanan yang cukup, aman, sehat dan berkelanjutan.
Pihaknya menegaskan bahwa pemantauan berkala dan pendampingan akan tetap dilaksanakan berlanjut mulai dari tahap pertumbuhan hingga saat panen tiba. Langkah ini bertujuan agar setiap kendala yang ditemukan dapat segera dicarikan jalan keluar bersama, serta menjamin diperolehnya hasil panen yang melimpah, bermutu terbaik dan memberikan manfaat ekonomi maupun sosial yang luas bagi warga serta kestabilan pasokan pangan di wilayah setempat.