DUMAI, PAB– Dalam upaya memperkaya keragaman komoditas pertanian sekaligus memperkuat ketahanan pangan serta ekonomi masyarakat, Kanit Binmas Polres Dumai, Aiptu Beni Laksamana, melaksanakan kegiatan kunjungan kerja dan peninjauan langsung ke lokasi lahan usaha tani warga. Kegiatan ini merupakan wujud nyata kepedulian dan dukungan berkelanjutan terhadap Program Ketahanan Pangan Nasional, sekaligus menegaskan peran aktif kepolisian dalam mendampingi setiap upaya produktif warga. Kunjungan dilakukan ke Jalan Parit Bugis, Kelurahan Pelintung, Kota Dumai.
Lokasi yang ditinjau merupakan lahan garapan milik Pak Udin dengan luas mencapai 600 meter persegi, yang dimanfaatkan secara cermat untuk membudidayakan dua jenis tanaman unggulan sekaligus, yaitu ubi kayu dan pinang. Kedua komoditas ini memiliki kedudukan serta nilai manfaat yang sangat penting dan saling melengkapi. Ubi kayu merupakan tanaman penghasil karbohidrat andalan yang berfungsi sebagai bahan pangan pokok maupun bahan baku industri, dikenal mudah beradaptasi dengan berbagai kondisi tanah, tahan terhadap perubahan iklim, serta menjadi cadangan pangan yang sangat andal. Sementara itu, buah pinang memiliki nilai ekonomi tinggi, permintaannya senantiasa ada dan luas pemasarannya, digunakan untuk beragam keperluan mulai dari kebiasaan masyarakat, bahan obat-obatan tradisional hingga kebutuhan industri, sehingga menjadi salah satu sumber pendapatan yang menjanjikan dan berkelanjutan bagi petani.
Di lokasi, Aiptu Beni Laksamana meneliti secara rinci dan teliti perkembangan kedua jenis tanaman tersebut. Pada tanaman ubi kayu, diperhatikan kerapatan tanam, kekokohan batang, kesegaran daun serta tanda-tanda pertumbuhan yang menunjukkan pembentukan umbi di dalam tanah. Sedangkan pada tanaman pinang, diamati pertumbuhan batang, kesehatan tajuk, hingga tahap pembentukan dan perkembangan bakal buah. Ia juga mengamati cara pengolahan tanah, pola pemupukan, pengaturan pengairan serta pemeliharaan yang diterapkan sehari-hari.
Pertemuan tersebut dimanfaatkan pula untuk berdialog mendalam dan akrab bersama Pak Udin, membahas berbagai hal mulai dari teknik penanaman yang diterapkan, pengalaman selama mengelola, estimasi waktu panen, potensi jumlah hasil yang akan diperoleh, hingga mendengar secara langsung kendala, kebutuhan maupun harapan yang dihadapi maupun dicita-citakan ke depannya.
Aiptu Beni Laksamana menyampaikan apresiasi yang sangat mendalam dan penghargaan tinggi atas ketekunan, pemikiran cerdas serta kerja keras yang ditunjukkan Pak Udin. Menurutnya, langkah membudidayakan dua jenis tanaman berbeda namun sama-sama bernilai tinggi ini merupakan strategi yang sangat tepat dan bijaksana, karena selain memanfaatkan ruang secara maksimal, juga menjadi cara cerdas membagi risiko serta menjamin alasan penghasilan yang berjalan terus-menerus sepanjang tahun.
"Pilihan dan cara Bapak mengelola lahan ini sangat luar biasa dan patut dijadikan teladan. Ubi kayu adalah penjamin ketersediaan pangan kita, sedangkan pinang menjadi penopang ekonomi keluarga yang kuat. Menggabungkan keduanya adalah langkah cerdas, kita mendapat manfaat ganda dari satu areal tanah. Apa yang Bapak lakukan ini bukan hanya menguntungkan diri sendiri, tetapi turut membantu wilayah kita memiliki pasokan bahan pangan dan komoditas dagang yang cukup dan beragam. Kami sangat mendukung sepenuhnya usaha mulia ini," ujar Aiptu Beni Laksamana memuji inisiatif tersebut.
Berbagai arahan, masukan dan saran teknis yang bermanfaat juga disampaikan, antara lain terkait cara pemeliharaan yang lebih optimal, langkah pencegahan serangan hama maupun penyakit, serta hal-hal yang perlu diperhatikan menjelang masa panen. Hal ini bertujuan agar kedua jenis tanaman dapat tumbuh mencapai potensi terbaiknya, umbi ubi kayu menjadi besar, tebal dan berisi padat, serta buah pinang berkembang sempurna, berukuran besar dan bermutu tinggi, sehingga hasil yang didapatkan kelak benar-benar melimpah,