DUMAI, PAB–
Guna menyukseskan Program Nasional Ketahanan Pangan Tahun 2026, Kelompok Tani (Poktan) Mekar Sekuntum melaksanakan kegiatan penanaman jagung pipil Kwartal II yang berlangsung di wilayah Kelurahan Tanjung Penyembal, Kecamatan Sungai Sembilan, Kota Dumai. Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Rabu, 20 Mei 2026, sekitar pukul 09.00 WIB, bertempat di lahan pertanian di Jalan Melati RT 09, Kelurahan Tanjung Penyembal.
Acara penanaman ini dihadiri langsung oleh Kapolsek Sungai Sembilan, IPTU Apriadi, S.H., M.H., didampingi oleh Personil Bhabinkamtibmas serta perwakilan anggota Polsek Sungai Sembilan. Turut hadir pula Ketua Poktan Mekar Sekuntum, Bapak Suroso, beserta empat orang anggota kelompok tani setempat.
Dalam kegiatan ini, Poktan Mekar Sekuntum menargetkan penanaman jagung pipil pada lahan seluas kurang lebih 4 (empat) hektare. Adapun jenis bibit yang digunakan merupakan bibit unggul berkualitas, yaitu merek PIONEER dan BISI 18, yang diharapkan mampu beradaptasi baik dengan kondisi lahan setempat serta menghasilkan produktivitas dan kualitas panen yang tinggi nantinya.
Kapolsek Sungai Sembilan, IPTU Apriadi, S.H., M.H., menyampaikan bahwa kehadiran pihak kepolisian merupakan bentuk dukungan nyata dan sinergitas antara aparat dengan masyarakat dalam mendukung program prioritas pemerintah di bidang pangan. Ia menilai pengembangan komoditas jagung sangat strategis, mengingat tanaman ini berperan penting sebagai sumber karbohidrat alternatif sekaligus bahan baku industri pakan yang sangat dibutuhkan.
"Kami sangat mengapresiasi langkah nyata yang dilakukan oleh Poktan Mekar Sekuntum. Penanaman seluas ini adalah bukti keseriusan masyarakat dalam mendukung ketahanan pangan nasional. Kami berharap bibit unggul yang ditanam ini dapat tumbuh dengan baik, terhindar dari gangguan, dan nantinya memanenkan hasil yang melimpah, yang tentunya akan meningkatkan kesejahteraan para petani," ujar IPTU Apriadi di lokasi kegiatan.
Kegiatan penanaman berjalan dengan tertib dan selesai sepenuhnya pada pukul 11.00 WIB. Secara umum, situasi di lokasi kegiatan terpantau dalam keadaan aman, lancar, dan kondusif. Pihaknya menegaskan akan terus mendampingi dan memantau perkembangan tanaman hingga masa panen tiba, sebagai wujud komitmen kepolisian dalam melindungi tuah dan menjaga marwah masyarakat.